Posted in Wirausaha

Menjadi Pengusaha

Sekarang kita sedang membahas Langkah Menjadi Pengusaha. Kita sudah membahas 3 Langkah dari 5 Langkah Menjadi Pengusaha. Bagi yang belum membaca 3 langkah sebelumnya, silahkan klik link di bawah ini

Langkah 1: Hitung Untungnya

Langkah 2: Ciptakan The Power of Kepepet

Langkah 3: Mulai dari Amati-Tiru-Modifikasi

Sekarang kita masuk ke Langkah ke 4 Menjadi Pengusaha yaitu Gunakan Dongkrak. Materi 5 Langkah Menjadi Pengusaha ini merupakan Tips dari Jaya Setiabudi. Berikut sedikit Biografi Jaya Setiabudi

Menjadi Pengusaha
Jaya Setiabudi

Mas J (Panggilan akrab Jaya Setiabudi) memasuki dunia kerja pertama dan terakhirnya di Astra Microtronics Technology (AMT), Batam (1997-1998). CIta-citanya menjadi pengusaha segera ia wujudkan dengan membuka usaha perdananya di bidang industrial supply. Seperti lagu dangdut, ’jatuh bangun’ menjadi ’makanan’ Mas J dalam menjalankan usahanya. Untungnya, tidak ada kamus ’menyerah’ dalam diri Mas J. Usaha yang dimulai dari modal dengkul dan berkendaraan ojek, menjelma menjadi sebuah grup perusahaan bernama Momentum Group, dengan bidang usaha: otomatisasi industri, mechanical & electrical, pemasok bahan masakan, konstruksi, pelatihan bisnis, dan web Yukbisnis.com.

Hati Mas J pun terpanggil untuk mengembangkan iklim berwirausaha di Indonesia. Buah karyanya terbukti menciptakan wirausahawan-wirausahawan yang tangguh dan berintegritas, antara lain: Entrepreneur Camp (Ecamp), Young Entrepreneur Academy (YEA), YEA Virtual, juga mahakarya Yukbisnis.com. Bersama kawan-kawannya, Mas J juga mendirikan organisasi sosial kewirausahaan, benama Entrepreneur Association (EA).

Menjadi Pengusaha – Gunakan Dongkrak

Masih ingat cerita David(Nabi Daud)&Goliath? Dimana David menggunakan katapel untuk menyerang raksasa Goliath. Atau contoh lain, saat ban mobil anda bocor. Anda menggunakan dongkrak untuk mengangkat mobil yang ratusan kilo beratnya. Jika kita menggunakan tenaga kita saja untuk mengangkat mobil, jelas hal yang mustahil. Jadi fungsi dongkrak adalah membuat sesuatu yang berat jadi ringan, sesuatu yang tidak mungkin jadi mungkin. Begitu juga dalam bisnis, kalo mau berkembang cepat, ya pake dongkrak. Misalnya, bagaimana cara menjual donat 10000 buah perhari? Jika kita menjual seorang diri dan hanya mengandalkan orang datang membeli, ya mustahil. Tapi jika kita membentuk armada penjualan, ya jelas memungkinkan terjual.

Dongkrak atau daya ungkit dalam bisnis banyak macamnya. Tapi yang sering kita pakai adalah daya ungkit JARINGAN, daya ungkit UANG orang lain dan daya ungkit MINDSET. Jaringan, bisa berarti karyawan atau jaringan didalam perusahaan kita, bisa juga relasi bisnis. Semakin banyak tim (yang bisa diandalkan), semakin ringanlah tugas kita. Semakin banyak relasi bisnis kita, maka akan semakin cepat bisnis kita berkembang. Kok bisa? Bayangkan seandainya anda membuka usaha kontraktor di suatu kota yang sama sekali baru bagi anda. Tidak ada orang yang anda kenal. Semuanya mulai dari nol. How? Apakah usaha anda akan berkembang pesat? Sukar! Karena langkah pertama, anda harus mencari kenalan dulu (membentuk jaringan). Tapi bagaimana jika anda mengenal (dan dipercaya) oleh 10.000 orang di kota itu? Pasti lebih mudah dan cepat bagi bisnis anda untuk berkembang. Ilustrasinya, peluang itu selalu ada, tapi tidak selalu ditangan kita. Seringkali, peluang terpegang oleh tangan orang lain yang mengenal kita. Mungkin orang itu tidak membutuhkan peluang itu, tapi dia bisa mereferensikan peluang itu masuk ke kantong kita.

Tentu saja semuanya dimulai dari ‘Rekening Kehidupan’ yang kita tanam. Seberapa banyak bibit manfaat yang telah kita sebarkan ke orang lain tanpa pamrih. Sebanyak itulah jaringan kita yang bisa diandalkan.
Daya ungkit Uang orang lain sangat berguna untuk membesarkan usaha kita. Seringkali kita kepentok masalah modal, saat bisnis kita berkembang. Sebenarnya itu tanda-tanda kehidupan bisnis kita. Semua bisnis akan mengalami fase-fase seperti itu, kalo perkembangannya cepat. Masalahnya, kita masih berfikir bahwa bisnis harus pakai uang sendiri atau pemerintah. Ntah kenapa pemerintah selalu kena getahnya saat bisnis kita memerlukan modal. Wong pada saat membuka, pemerintah juga gak maksa. Mungkin jiwa kemandirian atau entrepreneurship itulah yang belum tertanam di bangsa ini. Kenapa tidak menggunakan duit (kerjasama) saudara, mertua, teman ataupun Bank. “Wah, susah pak pinjam di Bank, prosedurnya berbelit! Teman dan saudara juga paling gak mau.” Nah, inilah gunanya daya ungkit yang ketiga, MINDSET ! Jika kita berfikir bisa atau tidak bisa, maka kedua-duanya benar. Jadi mana yang akan kita ‘set’ di otak kita? Selalu berfikir Bisa atau Tidak bisa?

YEA Virtual – Salah satu bimbingan bisnis yang diadakan oleh Mas Jaya Setiabudi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *