Posted in Inspirasi Bisnis

Kitab Anti Bangkrut Jaya Setiabudi

Kitab Anti Bangkrut Jaya Setiabudi Penyebab ke 3 suatu usaha bangkrut  adalah faktor orang lain. Materi ini saya copy dari twit Jaya Setiabudi @JayaYEA. Dan Sekarang, Materi ini sudah dibukukan dalam Kitab Anti Bangkrut Jaya Setiabudi. Bagi yang ingin memiliki, bisa order di toko online yang dirikan oleh Mas Jaya Setiabudi, Yubistore. Lebih detail, klik >> Kitab Anti Bangkrut Jaya Setiabudi.

Bagi yang sudah memfollow saya yakin sudah tidak ragu dengan keilmuan Mas J. Bagi yang belum, Berikut sedikit biografi tentang Mas Jaya Setiabudi:

Mas J adalah salah satu Pengusaha Indonesia yang sangat peduli tentang iklim kewirausahaan di Indonesia. Mas J telah banyak menghasilkan buah karya yang terbukti menciptakan wirausahawan-wirausahawan yang tangguh dan berintegritas. Buah karyanya antara lain:

Entrepreneur Camp (Ecamp), Young Entrepreneur Academy (YEA), YEA VirtualYukbisnis.com, Jaya Setiabudi juga mendirikan organisasi sosial kewirausahaan, benama Entrepreneur Association (EA).

Sebelum membahas penyebab bangkrut ke 3, Bagi yang belum membaca pembahasan sebelumnya, silahkan klik link di bawah ini:

Kitab Anti Bangkrut

Penyebab usaha bangkrut ke 1 – rugi panjang

Penyebab usaha bangkrut ke 2 – laba semu

Kitab Anti Bangkrut Jaya Setiabudi

Berikut ini twit dari Mas Jaya Setiabudi yang membahas penyebab bangkrut yang ke 3 yaitu Faktor Orang Lain.

1.Penyebab ketiga kebangkrutan adlh FAKTOR ORANG LAIN. Inilah penyebab tersering Anda alami. Apa itu?

2.Faktor Orang Lain pertama: KETIPU; orang yg sengaja atau tidak mengambil uang/hak Anda.

3.Contoh2 ketipu: sudah bayar, barang tak dikirim atau dikirim tak sesuai. Atau sblknya kirim barang gak dibayar.

4.Bagaimana mengatasinya? Ingat: Cari orderan itu gampang, tapi cari yg mau bayar ontime yg gak gampang.

5.U/ pelanggan baru, saya kasih Kredit Limit (batasan hutang). Jika dia mau order lebih, harus byr invoice sebelumnya.

6.Dan u/ perusahaan2 gurem yg gak jelas track recordnya, saya minta CASH/Transfer diDEPAN!

7.Pernah suatu saat ada seorang mengaku dg panggilan Pak Haji order pump senilai 75jt di Palembang.

8.Dia minta dikirim barangnya dulu baru bayar. Tapi saya tetap tak mau, kecuali dia transfer di depan.

9.Dia sempat bilang,”Masa’ Jaya gak percaya sama Pak Haji sih?”.

10.Sy jwb,”Bukan mslh percaya atau tidak Pak Haji, tp mslh aturan yg sy buat & contoh buat bawahan sy”.

11.Akhirnya dia transfer juga, hehe. Lebih baik sy tegas di hari itu, daripada menanggung RESIKO musibah.

12.Pernah juga seorang bule dg embel2 KAPTEN dtg ke ruko saya & minta sample produk tapi maksa 1 dus.

13.Sy bilang,”1 pc I can give you, 1 box you have to pay!”. Jgn terpengaruh oleh ‘embel2’ diblkg mrk saat bisnis.

14.Di posisi sebaliknya jika kita adlh pembeli, berhati2lah saat harus melakukan pembayaran di muka.

15.Kwitansi, perjanjian tanpa agunan? Masuk ke pasal perdata yg smakin panjang prosesnya.

16.Lebih baik mintalah cheque mundur, tapi dg batasan tertentu. Jika jumlahnya besar, gunakan L/C.

17.Jika cheque ternyata kosong saat dicairkan, bisa minta penolakan selama 3x. Masuk pasal Pidana Penipuan.

18.Jika Anda laporkan pidana-nya ke polisi, biasanya berujung ‘damai’ dg catatan dibalikin duitnya.

19.Saat nego damai, jgn mau duitnya dicicil!! Krn akan tergeser ke perdata lagi jika tak dilunasi. Waspadalah.

20.Ingat: boleh saja Anda percaya, tapi kebanyakan orang memiliki ‘Angka Kejujuran’. Brapa Angka dia?

21.10juta, masih jujur. 100juta, masih jujur. 1Miliar? Pikir2 dulu yee, hehe. Mungkin ia jujur, tapi jika terdesak?

22.Tidak mungkin jika kita tak mempercayai orang, tapi janganlah percaya 100%, kecuali kita siap kehilangan.

23.Faktor Orang Lain kedua: KECOLONGAN; lebih tertuju ke orang dalam, baik karyawan ataupun partner.

24.2005 lalu, saat meng-audit perusahaan saya, saat melihat laporan keuangan dg KAS yg cukup besar.

25.Harusnya uang kas di tangan tak boleh besar (dibatasi), sisanya disetor di bank. Nah ini koq gedhe banget.

26.Saat sy audit & minta tunjukkan duitnya, ternyata duitnya tidak ada. Ke mana? Yg jelas tdk di tangan si kasir. Trus?

27.Secara laporan, duit itu ada di tangan 4 org salesman sy. Kemudian sy panggil mrk ber 4. Jreennggg…

28.Koq bisa duit itu di tangan mereka? Krn alasan u/ belanja spare part di supplier COD (Cash on Delivery).

29.Trus krn sparepartnya blm datang, jadi blm dibayar. Lha duitnya? Udah kepake u/ urusan pribadi.

30.Dari alasan pulkam, kelg sakit, sampe foya2. Anehnya ada yg pegang dollar s’pore, dipakai juga. Sengaja kan?

31.Apa yg saya lakukan? Stlh mendengar alasan2 mrk, saya maafkan, tapi saya tak bisa membiarkan tetap bekerja.

32.Saya katakan,”Aku jg minta maaf, kemasin aja brg2mu, ini hari terakhirmu. Serahkan kerjaan ke si B”.

33.Duitnya? Sy bilang,”… Aku kasih waktu 2 minggu u/ balikin, kalo gak aku lapor polisi”. *peluk2

34.Itu kalo sdh kejadian. Bagaimana antisipasinya?

34a.Pisahkan org kasir dg akunting. Jika digabung, mrk bisa manipulasi lap keuangan.

34b.Tak boleh ada duit menginap, apalagi di salesman yg biasanya ceroboh & empati. Abis deh duit kita.

34c.Hindari pembelian cash, jikapun harus, batasi atau lebih aman lakukan transfer atau cheque.

35.Faktor Orang Lain ketiga: RIBUT DENGAN PARTNER; secara tak langsung akan menyebabkan mis-manage.

36.Saat tak bicara bisnis, mungkin Anda berdua sahabat baik. Tapi begitu bisnis bersama, ehh ribut melulu.

37.Kalo tak ada kejelasan SIAPA JENDRAL yg memutuskan, selain ribut, karyawan jg bingung.

38.Syukur2 perush dlm kondisi untung. Kalo rugi, biasanya saling lepas tangan, bhkn ambil aset cari selamat.

39.Meski hal ini tak secara lgsg menyebabkan kebangkrutan, tapi inilah awal hilangnya loyalitas & totalitas.

40.Tentukan siapa Jendralnya, fokuslah pada tujuan, bukan peran atau ego pengakuan.

41.Bisnis berpartner spt beristri, harus mau kompromi, bukan memaksakan pendapat sepihak.

42.Good Leader is a good team player. Seorang pemimpin yg baik, pastilah seorang anggota tim yg baik pula.

43.Garis Bawah dari Faktor Orang Lain adalah Rekrutlah dg benar, start with ATITTUDE.

44.Kejujuran adalah harga mutlak. Hanya saja kejujuran sering memiliki harga ambang atau kondisi.

Demikian penyebab bangkrut ke 3 yaitu faktor orang lain. Semoga bermanfaat untuk usaha kita 🙂

Dibawah ini adalah link pembahasan materi selanjutnya.

Penyebab ke 4 Pengusaha Bangkrut – Tak Terduga

Penyebab ke 5 Pengusaha Bangkrut – Teknisi Karatan

Bangkit dari Bangkrut

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *