Posted in Wirausaha

Kerja Dulu atau Langsung Memulai Usaha?

Kerja dulu atau langsung memulai usaha? inilah pertanyaan yang sering diajukan terutama oleh para mahasiswa maupun anak muda yang ingin menjadi pengusaha tapi belum punya modal dan pengalaman.

Di bawah ini adalah artikel yang bagus diambil dari tulisannya Mas Rendy Saputra, CEO dari Keke Busana. Selamat menyimak, semoga bisa memberi pencerahan untuk kita semua.

kerja dulu atau langsung memulai usaha

Kerja Dulu atau langsung Memulai Usaha?

Saya akhir-akhir ini banyak ditanya oleh anak-anak muda, (sok tua) … bagusnya kerja dulu atau langsung usaha?

Sebenarnya tidak ada jawaban yang salah atau jawaban yang benar. Semua pilihan hidup, baik menjadi karyawan atau pengusaha adalah pilihan berkarya setiap orang. Asal dilakukan dengan hati yang bulat dan bertanggung jawab. Itu OK.

Tapi boleh lah ya.. berbagi pendapat pribadi…

Saya banyak sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Jack Ma, tentang bagaimana sebaiknya flow karir dalam hidup dijalani. Berikut pendapat pribadi Saya, sedikit modifikasi dari Jack Ma,

– Usia 15 sd 25 tahun

Pada rentang usia ini, jadilah pembelajar yang baik. Gunakanlah masa ini untuk kemudian memenuhi diri Anda dengan berbagai pengalaman yang ada. Cobalah banyak hal positif. Bergaulah dengan banyak orang. Lalui hari-hari dengan aktivitas yang menantang, kepanitiaan, project dan berbagai pekerjaan non-ruang kelas.

Jika Anda kuliah dan lulus di usia 22-23 tahun, gunakan setahun atau dua tahun berikutnya untuk berinteraksi dengan proyek-proyek short term, entah dengan dosen atau dengan sahabat Anda yang lain. Janganlah terlalu cepat untuk mengikatkan diri Anda kepada satu organisasi bisnis/instansi tertentu.

Belajarlah banyak hal. Belajarlah banyak bahasa. Kursuslah banyak keterampilan. Ibarat mendaki gunung, rentang usia ini ibarat masa berbekal.

– Usia 25 sd 35 tahun

Didalam rentang usia ini, bergabunglah dengan organisasi bisnis/perusahaan menengah yang dapat membentuk karakter diri Anda.

Jika Anda memang berniat untuk berkarir hingga usia pensiun, bergabunglah dengan perusahaan/instansi yang mapan.

Jika Anda suatu saat ingin menjadi entrepreneur, bergabunglah terlebih dahulu dengan perusahaan berkembang. Dimana Anda bisa berinteraksi dengan para senior level secara langsung. Dimana Anda dapat berinteraksi dengan owner secara intens. Dimana Anda bisa merasakan ruh dan energi dari pemimpin Anda.

Di masa ini, tugas kita sebagai anak muda adalah membentuk otot kerja dan otot kedisiplinan. Kita juga bertugas membentuk karakter diri yang kuat. Makadari itu, pilihlah bos yang memang mau mendidik Anda. Pilihlah Organisasi dimana Anda bertumbuh dengan baik. Pilihlah perusahaan yang baik untuk belajar.

Di masa ini, Anda juga dapat belajar tentang proses bisnis. Lakukanlah pembelajaran secara 360 derajat. Pelajari semua proses bisnis yang ada. Nikmatilah bergaul dengan semua divisi, A to Z.

– usia 35 sd 45 tahun

Di rentang usia ini, melangkahlah untuk menjadi pebisnis yang mandiri. Bangunlah organisasi bisnis Anda sendiri. Dengan berbekal pengalaman kerja organisasi selama 10 tahun, Anda jadi memahami tentang apa yang harus dilakukan dalam membangun sebuah organisasi bisnis. Anda jadi memahami bagaimana harusnya menjadi pebisnis.

Di tahapan ini, Anda harus bergerak dari operator menjadi business owner. Anda harus melangkah untuk membangun produk, melakukan penetrasi pasar, mengatur kebijakan finansial secara mandiri.

Dalam rentang ini, bangunlah sebuah organisasi bisnis yang kuat.

– usia 45 dd 55 tahun

Setelah berhasil membangun perusahaan, pada fase ini, Anda telah berhasil membangun jajaran eksekutor yang handal dan disiplin. Anda telah berhasil mewariskan nilai-nilai kepemimpinan ke jajaran ring 2 dan ring 3 bahkan sampai ring 4 dibawah Anda.

Maka setelah perusahaan Anda mapan dan terus melesat, di masa ini, abdikanlah diri Anda ke masyarakat. Hadirlah ke masarakat secara penuh dan maksimal. Bantu masyarakat untuk berkembang dan bertumbuh.

Hadirlah untuk membangun komunitas masyarakat yang kuat. Selesaikanlah ruang-ruang masalah di masyarakat. Jadilah solusi untuk berbagai masalah di masyarakat.

Tentang perusahaan Anda, serahkan kepada Anak-anak muda di rentang 35 tahun sd 45 tahun. Berbagilah saham. Berikanlah delegasi penuh. Bangunlah organisasi yang mapan, dan selanjutnya, bergeraklah Anda untuk masyarakat.

Di fase ini, berbagai mimpi pribadi Anda sudah selesai. Anda harus bergerak pada mimpi-mimpi yang lebih luas. Skala hidup Anda tidak lagi skala individu, tidak lagi skala perusahaan, tidak lag skala customer, tetapi meluaslah menuju sekala masyarakat.

– usia 55 sd 65 tahun

Di fase ini, hadirlah dalam ruang-ruang kepemimpinan publik. Abdikan diri Anda untuk membawa bangsa dan negara menuju perbaikan. Abdikan diri Anda untuk membantu mobilitas vertikal kepemimpinan. Isilah ruang-ruang kepemimpinan di negeri ini.

Semua ini karena Anda sudah terbukti di 2 fase : fase membangun organisasi bisnis, dan juga fase membangun masyarakat. Tinggal selanjutnya, Anda harus masuk dalam bursa kepemimpinan negeri ini.

– Usia 65 dan seterusnya

Dan di rentang fase terakhir ini, hadirlah menjadi Guru Bangsa yang mengalirkan wisdom kepada generasi sebelumnya. Jadilah mentor bagi para pebisnis, para pemimpin dan para generasi muda yang ingin bertumbuh.

Semoga bermanfaat …
Rendy Saputra – CEO KeKe Busana
Sekolah Bisnis duakodikartika.com

Demikian tulisan dari Mas Rendy Saputra yang menjawab pertanyaan apakah kerja dulu atau langsung memulai usaha. Semoga menjadi pencerahan buat kita semua

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *