Posted in Inspirasi Bisnis

Berbisnis itu sulit, sukses itu tidak mudah

Sebuah tulisan yang sangat Makjleb dan Inspiratif dari Pak Tanadi Santoso yang dishare di akun facebooknya. Saya share di sini semoga bisa bermanfaat untuk para pembaca sekalian.

—————————–

Berbisnis itu sulit, sukses itu tidak mudah, kenapa begitu banyak orang masih percaya akan bisa sukses dalam 13 hari, menjadi kaya tanpa usaha, dan bisa jadi raja properti tanpa modal?

Selamat datang pada janji2 marketing, iklan yang memudahkan semuanya, seperti sekali pakai shampoo maka rambut anda akan gemilang indahnya. Itu kan hanya ada di angan2 saja. Kenyataannya rambut anda tetap kusut dan anda tidak jadi menawan.

Kesalahan terbesar terletak pada pola pikir instant, yang selalu merasa hidup ini bagai mie instant, dikasir air panas, dan langsung nikmat. Lha tanyakan kepada orang sukes, berapa banyak darah, keringat, dan air mata yang harus dilaluinya? Mana ada 10 jurus ampuh mudah menjadi sukses itu?

Mereka yang suskes sudah membayar “uang sekolah” nya lebih dulu, dengan kegagalan yang berkali kali, ditipu sahabat, di bohongi karyawan, diinjak pelanggan, ditekuk pesaing, dan dalam ketidak berdayaan tetap saja mencoba menguatkan diri dan berjuang.

Sebenarnya, semua sukses itu sulit, dan butuh keteguhan hati, ketekunan kerja, dan kemauan yang tidak pernah pupus. Yang mudah adanya hanya di buku, iklan, dan seminar. Hanya orang2 bodoh sajalah yang percaya segala sukses itu mudah dan semuanya akan selalu lancar.

Semua pelukis sukses harus menjalani kepahitan cemooh dan penolakan dan kegagalan yang bertubi, semua penulis sukses harus ditolak berpuluh kali oleh penerbit, seorang pebisnis harus gagal dulu berkali kali dalam bisnisnya.

Tapi tentu kita tidak akan berhenti, tidak akan menyerah, dan akan terus berjuang untuk mencoba menjadikan mimpi kita sebuah kenyataan. Dan buat beberapa gelintir orang yang akhirnya sukses, semua kepahitan itu akan terbayar dan semua “uang sekolah” kita, memberikan hasil yang hebat.

Kita lembur sampai malam, kita bangun sangat pagi, kita kerja extra keras, Sabtu Minggu kerja juga, kita terus menerus belajar, dan kita terus menerus bekerja, kerja, kerja. Salam semangat.

*Tanadi Santoso (Re-Post)

Posted in Inspirasi Bisnis, Wirausaha

Akselerasi Untuk Pengusaha Pemula & Pebisnis Muda

*Materi dari Juragan Forum Bersama Jaya Setiabudi

AKSELERASI UNTUK CALON DAN PEBISNIS MUDA

Apa yang terpenting bagimu, anak muda yang mau atau sedang masuk ke dunia bisnis?

Mau akselerasi cepat? Ikuti tips berikut ini.

PERTAMA: FOKUS

Kebanyakan pengusaha pemula susah fokus. Jika kamu masih menjadi kutu lompat atau palugada, oke saja, tapi itu belum disebut pebisnis, melainkan sedang latihan bisnis. Ada saatnya kamu lulus dan menikahi salah satu, kemudian beranak pinak.

Pilih satu yang paling berpotensi dimasa sekarang dan mendatang. Saya tak akan mempermasalahkan hal passion-mu. Yang penting kamu mau menjalankan dengan penuh komitmen. Investor akan takut dengan pengelola yang tak fokus. Kecuali jika posisimu adalah investor (anak orang kaya), harus tak fokus.

KEDUA: GUNAKAN INTERNET

Pemuda otaknya masih encer, harus melek teknologi. Kalau kamu berkata, “Aku gaptek..!”, ke laut aja sono..! ‪#‎PLAAKK‬
Internet adalah DAYA UNGKIT BISNIS, menembus ruang dan waktu. Cek orang terkaya yang termuda (dibawah 40 tahun) di dunia, jika bisnisnya bukan warisan, bisa dipastikan akan bersentuhan dengan dunia online (internet).

Warren Buffet membutuhkan waktu 23 tahun untuk meraup US$ 1 juta pertama.
Bill Gates menempuhnya dalam 8 tahun.
Jeff Bezos (amazon), hanya perlu 3 tahun.

Saat ini sudah banyak pemuda yang meraih US$ 1 juta dalam waktu kurang dari 1 tahun. Media sosial salah satu akseleratornya.

KETIGA: HINDARI PRODUKSI

Anak muda kebanyakan belum matang secara kepemimpinan. Sangat lambat jika harus masuk ke ranah produksi. Alih dayakan produksi ke ahlinya. Indonesia berlimpah ‘tukang jahit’ (produsen), namun kekurangan pemasar (brand owner).

Generasi tua memproduksi, generasi muda memasarkan.

KEEMPAT: PILIH PRODUK YANG BISA DI-ONLINE-KAN

Sebisa mungkin, pilih produk yang mudah didistribusikan secara online (dipaketkan). Jika produkmu susah dikirimkan (paket) keluar kota, maka akan terkendala distribusi. Mau tak mau harus membuka outlet fisik. Misalnya, puding, jika dipaketkan akan jadi bubur. Tentu membutuhkan outlet fisik. Akan relatif lebih rumit membangun saluran distribusi konvensional (offline), dibanding online.

Teknologi pangan dan packaging sudah sangat maju saat ini. Konsultasilah kepada ahlinya, untuk mendapat solusi meng-online-kan produkmu, jika belum.

KELIMA: PILIH TARGET PASAR YANG MELEK INTERNET (NETIZEN)

Selaras dengan produk yang sebaiknya mudah dikirimkan, maka target pasarnya pun harus online, bukan offline lagi. Dengan kata lain, bidiklah mereka yang berusia belasan hingga 35 tahun (kebanyakan) dan aktif di media sosial. Para pelajar hingga mahasiswa bagus untuk memviralkan produkmu, tapi tak loyal terhadap merek tertentu. Sedangkan usia kerja (23 – 35 tahun) ‘berkurang’ viralnya, namun relatif lebih loyal dan mampu. Kombinasikan keduanya.

INGAT: Tips diatas hanyalah saran, bukan pantangan. Jika dipatuhi, maka akan relatif lebih cepat, dibanding jalan konvensional yang kau tempuh. Tentu saja kembali padamu. Jika sesuatu dikerjakan dengan sepenuh hati dan ketekunan, in syaa Allah sukses tinggal menunggu gilirannya.

Terus kalau buat orang tua? Kerjasamalah dengan anak muda..!

Inilah jaman keemasan bagi generasimu, dimana kamu akan relatif lebih cepat sukses dari orang tuamu. Wake up guys, “Run Forest, run run..!” (Forest itu siapa? Tanya mereka para ‘ababil’).

Yuk kumpul dengan para akselerator bisnis di Kopdar Akbar Yukbisnis 2016, Sanur Beach, 16-18 Agustus 2016.

Info lengkap, klik disini >> KopdarAkbar.yukbisnis.com

Posted in Inspirasi Bisnis

Pengusaha Itu Pejuang

Siapa bilang jadi pengusaha itu enak? Enak gundulmu..
Apalagi kalo usahanya kelas UKM, yang masih merintis, duit pas-pas-an.

Tiap tanggal 20 lewat, deg-deg-an:
-Kebayar gak ya gaji?
-Hutang dagang jatuh tempo.
-Penjualan menurun.
-Kerugian bulan lalu belum terbayar.

Kenapa gak ditutup aja kalo rugi?
-Kasihan sama nasib karyawan, apalagi yang loyal.
-Gak ada pilihan, tutup >> malah ninggalin hutang.
-Yakin akan ada titik balik.

Sementara itu..
-Karyawan tak peduli, kecuali hak dan gaji mereka.
-Tukang Pajak juga tak mengenal hutang kerugian sebelumnya, tahunya hanya keuntungan yang sekarang.
-Investor menanyakan, “Bagi hasilnya mana..? Laporannya mana?”. Sik ta, ini kapalnya mau nyungsep, koq minta laporan terus..!

Komplit deh..

pengusaha itu pejuang
Foto: PapaPia sebelum tranformasi brand

Beda kalo Anda jadi karyawan atau ‘bermental karyawan’, tak perlu peduli apa yang terjadi pada bossmu, yang penting dapurmu tetap ngepul.

Jika Anda masih karyawan dan ingin jadi pengusaha, maka sebelum Anda jadi pengusaha, berfikir dan bekerjalah seperti pengusaha. Bagi deg-deg-annya denganmu. Anggap itu perusahaanmu, gimana kalo rugi?

Biar kalo Anda jadi pengusaha nanti, jantungnya sudah kuat, database ilmunya paripurna, leadershipnya udah matang. Sehingga gak mulai dari nol lagi. Jadikan bossmu yang sekarang sebagai mentormu.

Hanya karyawan yang bermental pengusaha yang dapat memahami perjuangan seorang pengusaha.

Tentu nasehat ini berlaku untuk pegawai swasta, bukan untuk PNS, yang duit bossnya gak berseri. Ya iyalah.. Kapan kakanwil, menteri deg-deg an kekurangan duit bayar gaji dan tagihan? Opo tumon, he he he..

Selamat berjuang wahai pengusaha. Kamu layak dapat bintang..!

By: Jaya Setiabudi

Posted in Inspirasi Bisnis

Tips Mendapat Penghasilan dari Hobi

Banyak orang yang selalu ingin bisa menikmati pekerjaannya. Dan itu hal yang sulit bagi sebagian orang karena tidak mudahnya mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passion dan hobinya. Dan mungkin Anda tidak akan menyangka jika hobi yang selama ini Anda jalani ternyata bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan.

Ok, langsung saja, inilah enam tips bagi Anda yang ingin menjadikan hobi sebagai sumber penghasilan

 photo mengubah-hobi-menjadi-sumber-pengahsilan.jpg
1. Mencari Role Model
Mencari orang yang sukses di bidang hobi Anda sangatlah penting. Anda bisa mengetahui bagaimana hobi itu dijalankan dan bagaimana orang tersebut bisa mendapatkan uang dari hobi itu. Anda tinggal mengamati, meniru, dan jika perlu sedikit memodifikasi apa yang mereka lakukan.

2. Memperdalam Hobi Anda
Teruslah perdalam ilmu tentang hobi Anda. Bergabunglah dengan komunitas yang memiliki hobi sama dengan Anda. Bakan jika jaraknya cukup jauh, Anda bisa bergabung secara online. Pelajari artikel mereka, berlangganan/subscribe ke website mereka.

3.Mempelajari Ilmu Pemasaran
Setelah Anda mempelajari ilmu tentang hobi Anda, selanjutnya pelajarilah ilmu pemasaran. Ilmu pemasaran sangat penting untuk sebuah bisnis. Ilmu pemasaran tidaklah sulit. Anda bisa memulainya dari 4P (product, price, place, promotion). Apalagi pada saat ini sudah sangat mudah untuk mencari dan berbagi informasi melalui jejaring media sosial.

4. Berbicara dan Menulis Tentang Hobi Anda
Dengan ini Anda bisa berbagi kepada orang lain tentang hobi Anda. Manfaatnya antara lain akan meningkatkan kepercayaan atau trust orang kepada Anda. Yang selanjutnya, akan menjadi media promosi bagi Anda.

5. Mencari Rekan
Anda harus mencari rekan yang mempunyai hobi yang sama dengan Anda. Agar Anda dapat bertukar fikiran dan bertukar informasi tantang kegiatan yang Anda jalani, sehingga dapat saling memberikan masukan satu dengan yang lainnya.

6. Action bertubi-tubi
Teruslah berjuang untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan. Dan seharusnya, kegagalan yang Anda Alami dapat membuat Anda semakin haus untuk belajar tentang hobi dan bisnis Anda.

Itulah tips yang bisa Anda pelajari untuk menjadikan hobi Anda sebagi sumber penghasilan.

Posted in Inspirasi Bisnis

Strategi dan Teknik Negosiasi

Apakah kita perlu belajar teknik negosiasi? Sebenarnya, apapun profesi kita, kita perlu belajar teknik negosiasi. Bahkan tidak hanya dalam dunia kerja dan bisnis, dalam kehidupan keluarga pun kita perlu negosiasi. Misalnya saat Anda menghadapi anak atau keponakan yang merengek minta dibelikan jajanan ataupun mainan. Anda pun dituntut untuk bisa bernegosiasi dengan keponakan atau anak Anda. Lantas, bagaimanakah strategi dan teknik negosiasi yang baik? Yuk kita bahas bersama

teknik negosiasi

STRATEGI DAN TEKNIK NEGOSIASI TERBAIK

Trik terbaik negosiasi adalah NO TRICK alias KETERBUKAAN. Namun sering kita tak dihadapkan dalam kondisi yang ideal.

Seperti kisah Nabi Muhammad saat ditanya harga, “Modal saya sekian, silakan bayar berapa, yang penting saya gak rugi”.

Jangan berfikir bahwa teknik negosiasi itu adalah “seni menekan lawan”. Karena hal itu akan berdampak pada kredibilitas Anda nantinya. Karena bisnis yang terbaik adalah yang jangka panjang, saling menguntungkan. Bukan sekali pukul terus kabur.

Namun dalam beberapa kasus, kita tak memiliki pilihan kecuali dihadapkan dengan situasi harus bernegosiasi.

Inti dari negosiasi adalah mempertemukan titik tengah yang disebut DEAL. Tapi yang terbaik tetap kita harus siap dengan NO DEAL.

Beberapa poin penting dalam negosiasi adalah:
1. Tentukan penawaran maksimum dan minimum Anda.
2. Ketahui keinginan minimum mereka akan menerima tawaran Anda.
3. Cari pembanding atau alternatif lain.
4. Temukan HIDDEN MESSAGE kelemahan mereka.
5. Tahu timing yang tepat untuk memutuskan atau menunda.
6. Berusahalah untuk Win-Win, jika terpaksa baru Win-Lose.

Nilai minimum dan maksimum Anda pasti sudah Anda ketahui. Bagaimana dengan nilai minimum mereka menerima negosiasi Anda?

Caranya: Gunakan pertanyaan-pertanyaan umpan, yang menghasilkan jawaban HIDDEN MESSAGE. Dengarkan dengan teliti.

Banyaklah mendengar, sedikit berbicara. Karena kelemahan Anda akan terbaca saat banyak bicara.

Contoh Hidden Message (HM):
“Ada ukuran lain gak?” >> artinya harga sudah oke.
“Bisa kurang gak harganya?” >> tak ada pembanding, dia hanya mencoba menawar.
“Hargamu kemahalan” >> bisa jadi ada pembanding lebih murah atau harga Anda lebih dari bujetnya.
“Bisa lebih cepat lagi pengirimannya?” >> harga saat itu tak menjadi masalah.

Sebaliknya jika Anda dalam posisi yang menawar, baiknya Anda memiliki pembanding yang bersaing, agar memiliki posisi tawar yang kuat.

HM juga muncul dalam bentuk ‘keterdesakan’. Dalam kasus itu, uluran waktu akan bermanfaat menekan dia.

Untuk menghindari penekanan dalam negosiasi, selain PEMBANDING lain, Anda juga harus siap dengan NO DEAL.

Dalam beberapa kasus negosiasi, Anda mungkin harus lebih memilih lose-lose daripada ditekan secara sadis. Setidaknya memberi pelajaran kepada mereka.

Kembali lagi, negosiasi yang terbaik adalah KETERBUKAAN, saling pengertian, bukan saling menekan. Gunakan ilmu pada tempatnya.

Itulah sedikit tips dalam bernegosiasi. Semoga bermanfaat

Posted in Inspirasi Bisnis

Tahun Baru = Penghasilan Baru. Mau? ^_^

Judul di atas adalah judul email yang saya terima beberapa hari yang lalu dari Motty Si Burung Bisnis. Saya share di sini semoga para pembaca sekalian juga mendapat manfaat dari email Motty ini. Selamat membaca ^_^  <- ikutan emoticon yang sering dipakai sama Motty 😀

Heeeelllloooowwww Falasik!! ^_^

Tahun baru, 2015. Mungkinkah bisa jadi momentum buat kita mendapatkan penghasilan bulanan yang baru juga? “Baru” nya bukannya menurun, tapi meningkat berkali-kali lipat dari apa yang sudah kita dapatkan di tahun 2014 yang segera akan berlalu ini. Mau? ^_^

Sebagian dari kita pasti bergumam dalam hati, “Ah.. Penghasilan sekarang aja dapetnya minta ampun susahnya.. Udah kerja keras, udah berusaha maksimal.. Agak tidak mungkin kalo ada yang bilang bisa melipat gandakan penghasilan berkali-kali lipat ah…”

Kalo selintas aja pemikiran semacam ini, SEGERA TEPIS, BUANG KE TEMPAT SAMPAH! Karena pemikiran tersebut ngga ada manfaatnya, dan hanya akan membatasi derasnya aliran rezeki yang mengalir ke rekening tabungan kita.. RUGI BANDAR! ^_^

Percaya atau ngga percaya, di luar sana banyak orang yang menghasilkan uang bulanan yang SAMA bahkan LEBIH BESAR daripada yang masuk ke rekening tabungan kita. Dan ngga sedikit yang hanya mengeluarkan usaha sebesar 10-25% dari usaha yang kita keluarkan, tapi hasilnya berkali-kali lipat..

Bukan… ini bukan dukun, bukan babi ngepet, bukan susuk, apalagi korupsi! ^_^

Orang-orang ini (termasuk Motty ^^) memanfaatkan teknologi bernama >> INTERNET << dan mengutak-atiknya bertahun-tahun sehingga internet menjadi mesin pencetak uang, terus-menerus mendatangkan penghasilan. Asik ya? ^^

Nah… Setelah berdiskusi lumayan panjang, menimbang banyak hal… Motty dan Mas @fikryfatullah akhirnya sepakat untuk menuangkan pengalaman kami selama bertahun-tahun ini mempraktekkan segudang ilmu pemasaran dan bisnis secara Online, juga ilmu-ilmu yang kami gali langsung dari banyak pebisnis online Indonesia yang mencetak keuntungan ratusan juta hingga MILYARAN sebulan, dalam sebuah buku yang kami beri judul:

BOM (Bisnis Online Milyaran) Menguak 7 Rahasia Milyarder Online

Kami ngga main-main sama sekali menyusun buku ini, setiap lembar dari 300 lebih halaman buku yang kami tulis bersama ini berisi intisari dari rahasia-rahasia Bisnis Online yang sudah teruji di lapangan. Sama sekali ngga ada halaman yang berisi basa-basi, apalagi pembahasan teori nan basi ^_^

Tadinya, ilmu kami ini mau kami simpan sendiri aja ^_^ Toh kami bisa mengantongi ratusan juta sebulan dari ilmu yang kami miliki ini, Motty praktekkan sendiri dalam beberapa lini bisnis yang Motty miliki, Mas Fikry terapkan sendiri dalam bisnis yang beliau fokuskan.

Tapi, ah… EGOIS banget kalo begitu sih ^_^

Dengan mengucap BISMILLAH dan mengharapkan ridho ALLAH, kami memutuskan untuk membocorkan rahasia bisnis online MILYARAN yang kami miliki ini ^_^

Mau tahun baru 2015 nanti jadi momentum mendapatkan penghasilan baru dengan cara dan usaha yang lebih menyenangkan dan dengan jurus-jurus rahasia yang udah terbukti di lapangan?

Ngga pake TAPI sama NANTI, langsung aja Pre-Order buku #BOM (Bisnis Online MILYARAN) – Menguak 7 Rahasia Milyarder Online!

—————————–

itulah cuplikan email yang saya terima dari Motty.

Bagi yang mau tau isi buku Motty ini, langsung KLIK aja >> http://yuk.bi/t13c36

Posted in Inspirasi Bisnis

Prinsip Dalam Bisnis Tanpa Modal

Bisnis tanpa modal adalah salah satu topik yang paling banyak dibahas. Banyak sekali tawaran diluar sana untuk berbisnis tanpa modal. Silahkan Anda googling untuk menemukan peluang-peluang yang ditawarkan dari berbagai pihak. Namun yang perlu diperhatikan, selektiflah dalam memilih. Jangan sampai Anda masuk dalam jebakan batman.

Nah, Yang kita bahas kali ini bukanlah tentang peluang bisnis tanpa modal. Tapi lebih ke prinsip-prinsip dalam berbisnis tanpa modal. Artikel ini saya ambil dari Group Juragan Forum Bersama Jaya Setiabudi. Baca baik-baik, pasti bermanfaat

bisnis tanpa modal.jpg

PRINSIP DASAR BISNIS TANPA MODAL

Siapa bilang gak punya modal gak bisa buka usaha. Yang ada adalah tak punya keberanian atau kurangnya ilmu. Mau ilmunya? Boleh, asal janji… dipraktekkan tanpa TAPI, tanpa NANTI..

Perhatikan bagan dibawah, yang menunjukkan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap bisnis Anda:
1. Supplier; bisa bahan baku atau produsen.
2. Kontraktor; pembuat gerobak, renovasi, atau pemilik tempat.
3. Pelanggan; yang membayar Anda karena produk/jasa Anda.
4. Investor; institusi atau orang yang kelebihan duit, bingung ‘naruh’ dimana.

Anak panah menunjukkan aliran uang. Warna hijau adalah UANG MASUK ke Anda, warna merah adalah UANG KELUAR dari Anda.

Bisnis tanpa modal pada dasarnya memainkan TIMMING pemasukan dan pengeluaran uang. Nego BAYAR selama mungkin dan TERIMA pemasukan secepat mungkin.

Jika pembayaran ke supplier atau kontraktor bisa ditunda setelah pemasukan Anda terima, maka Anda tak perlu modal.

Bagaimana dengan investor? Jangan buru-buru melibatkan kalau tidak kepepet. Berlatihlah usaha secara mendiri, sembari melatih ilmu negosiasi Anda.

Contoh kasus:
Anda ingin buka outlet di mal, membutuhkan modal untuk:
1. Sewa tempat
2. Pesan gerobak
3. Stok produk
4. Operasional (Anda)

Langkah Kongkritnya:

1. Nego sewa gratis (3 bulan) selama masa percobaan. Jika tak mau barulah bayar mundur. Percayalah, saya sudah mempraktikkan ilmu ini dan berhasil. Pernah gratis selama 1 tahun.

2. Nego bayar 3 bulan ke pembuat gerobak (dan peralatan), bawa dia ke lokasi Anda agar lebih percaya. Jika tak mau? Nego 2 bulan. Gak mau lagi? Ya 1 bulan. Masih gak mau? Cari kontraktor lain, koq repot. Alternatif lain, cari gerobak seken, biasanya mau bayar mundur dan cicil, daripada nganggur. Tinggal dicat ulang.

3. Jika 2 hal tersebut sudah teratasi, biasanya masalah stok barang lebih mudah lagi. Nego bayar mundur 1 bulan atau 2 mingguan.

4. Jika langkah ketiga sudah deal, otomatis biaya operasional bisa menggunakan hasil penjualan tunai. Untuk jenis usaha tertentu, bisa nego ke pelanggan untuk bayar sebagian dimuka. Hal itu akan memberikan pasokan ‘darah’ dalam perusahaan Anda.

Apakah semudah itu? Tergantung dari cara bernegosiasi dan nama baik yang telah Anda tanam sebelumnya.

Bagaimana jika belum punya nama baik? Ya bangunlah saat ini juga. Belajar dari sejarah Nabi, beliau juga mulai dari penggembala domba ‘orang lain’. Dari situlah kredibilitas dibangun.

www.Yukbisnis.com “Buka toko online semudah membuka tutup botol..”

————————————–

Itulah tadi pembahasan mengenai prinsip dalam berbisnis tanpa modal. Semoga menjadi inspirasi bagi Anda yang ingin memulai usaha atau berbisnis tanpi terkendala modal.

Posted in Inspirasi Bisnis

Kenapa Bisa Bangkrut Atau Gagal?

Materi bahasan tentan penyebab bangkrut atau gagal ini saya ambil dari group Juragan Forum bersama Jaya Setiabudi. Semoga bermanfaat

juragan forum Jaya Setiabudi

KENAPA BISA BANGKRUT ATAU GAGAL? (tulisan 1 dari 2)

“Setelah hampir 3 tahun sejak Mandala Airlines diakuisisi oleh Saratoga Capital, pimpinan Sandiaga Uno, akhirnya terpaksa menutup rute penerbangannya”. Itulah salah satu kisah miris dibalik tangan emas Sandiaga Uno. Wajarkah..?

Menurut saya: SANGAT WAJAR..!

Tak ada perencanaan manusia yang sesempurna perencanaan Allah. Kegagalan dalam langkah kita, sesungguhnya adalah keberhasilan dalam pembelajaran.

Kisah kegagalan Sandiaga Uno tidak hanya terjadi pada Mandala. Dia pernah mengatakan kepada saya langsung, bahwa di awal tahun 2008, dia merugi 1,2 triliun. Wajarkah..? (asset Recapital 800 M, Liabilities 2 T)

Perlu waktu 1 bulan untuk bernegosiasi dengan belasan bank yang dihutanginya, agar dapat dilakukan pengaturan pembayaran hutang. Alhasil di tahun 2008 akhir, Sandiaga kembali mengagetkan karena menduduki peringkat 59 orang terkaya di Indonesia (Globe Asia) dengan estimasi kekayaan US$ 200 juta. WoW.. seperti roller coaster yak..?

Kini Anda dapat sedikit bernafas lega, ternyata kerugian Anda berasa tiada papa dibanding dengan kerugian Grup Recapital, milik duo Sandiaga dan Rosan di tahun 2008.

Jika saat itu Sandiaga menyerah dan kembali bekerja sebagai eksekutif bergaji 1 miliar perbulan, maka ia perlu waktu 1 abad untuk membayar kerugiannya. Keburu jadi mummy.. 

Jika seorang pengusaha jagoan dan super teliti seperti beliau saja masih gagal, apalagi saya..? Tapi bukan berarti dijadikan alasan untuk mentoleransi kegagalan lho. Justru untuk memotivasi >> Gagal itu Wajar, yang tak wajar adalah yang MENYERAH..!

bersambung…

KENAPA BISA BANGKRUT ATAU GAGAL? (tulisan 2 dari 2)

Jadi sudah wajar apabila seorang yang mengambil TANTANGAN lebih tinggi, maka punya resiko untuk jatuh, betul? Nah, lebih dalam lagi, mari kita telusuri 3 Faktor “Kenapa kita Gagal atau Bangkrut”? 3 Faktor ini saya ambil dari buku saya kedua: Kitab AntiBangkrut, namun dengan tulisan bebas saya..

1. FAKTOR BUMI
Allah menurunkan aturan-aturan di alam semesta (sunatullah), seperti sebab akibat, gravitasi, pemasaran, manajemen, biologi dan tak terhingga lainnya. Masing-masing hukum alam tersebut masih bisa bergeser dikarenakan suatu kejadian/kondisi tertentu. Misalnya: ilmu pemasaran menjadi bergeser dan berantakan saat hadirnya internet, apalagi social media. Peta persaingan tak hanya toko tetangga seberang, namun juga di pulau dan benua lain.

Kekurangan kita dalam ‘ilmu bumi’ menjadi salah satu faktor kegagalan kita. Antisipasinya? Ya belajar lebih detail bidang/pekerjaan yang akan kita terjuni. UPDATE ilmu terbaru seperti meng-update operating system (OS) secara berkala. Apa yang Anda pelajari tahun lalu, bisa jadi sudah usang di tahun ini.

Saya juga berkomitmen mengikuti training setidaknya 2 kali dalam setahun. Training ya, bukan seminar sehari. Selain itu, gadget saya juga penuh aplikasi pembelajaran. Ada perasaan berdosa, jika saya tak bertumbuh tiap harinya.

2. FAKTOR MANUSIA
Seringkali, kita sudah tahu ilmunya, ehh masih dilanggar. Sudah tahu kalau bagian kasir harus dipisah dengan bagian akunting (laporan keuangan), ehh masih juga dilanggar. Jadilah manipulasi laporan keuangan. Sudah tahu kalau kebanyakan tenaga penjual punya kecenderungan kurang bisa mengelola uang, ehh masih aja duit menginap. kecolongan deh. Sudah tahu ketegasan itu hal yang mutlak bagi seorang pemimpin, masih over dosis toleransi, karena ‘gak enakan’. Jadilah virus merajalela..

3. FAKTOR LANGIT
Sesempurna ikhtiar kita pun, tak ada hak sedikit pun bagi kita untuk menentukan HASIL. Karena hasil adalah Hak Mutlak Allah. Maka dari itu, bertawakal harusnya diletakkan sebelum berikhtiar. Berpasrah apapun hasilnya, kemudian menyempurnakan ikhtiar. Memang benar banyak amalan yang dapat mempermudah jalan rejeki kita, namun tetap itu bukan hak kita untuk menuntut balas atas amalan kita. Apalagi, kita tak tahu mana yang terbaik bagi kita dimasa mendatang, kenapa harus mengatur keputusan Allah?

Tugas kita dalam memperbaiki faktor langit adalah dengan ‘mencari muka’ kepada Sang Pencipta, yaitu dengan melakukan segala perintah dan menjauhi segala larangan, ditambah sunnah dari nabi yang menjadi kekasih-Nya.

Dengan memahami ketiga faktor tersebut, justru harusnya kita semakin lebih yakin dan berani melangkah. Karena setiap kegagalan kita akan menjadi pertumbuhan mental dan spiritual kita. Semoga kita dapat membersihkan hati, melompat bukan untuk sekadar mengejar pencapaian duniawi, apalagi pembuktian kepada manusia, tapi diniatkan ibadah untuk terus bertumbuh dan belajar ilmu Allah, yang diturunkan di bumi.

Bukan ustad, bukan motivator, juragan ajah.. hehe..

Posted in Inspirasi Bisnis

Berdagang Jangan Begadang

Masih ingat syair dari Bang Haji Rhoma Irama yang judulnya berdagang jangan begadang? Yak, syair ini sangat populer di tahun 90an, bahkan sampai sekarang. Dibawah ini adalah syair tersebut

Berdagang jangan begadang.. kalau tiada artinya…

Berdagang boleh saja.. asal tidak begadang..

Kalau terlalu banyak begadang, Muka pucat karena darah berkurang…

Kalau sering kena angin malam, Segala penyakit akan mudah datang…

Darilah itu sayangi badan Jangan begadang setiap berdagang…

hehee… itu sih memang bukan syair asli dari Bang Haji, saya edit sedikit di sana sini 😀

Memang, sebagai seorang pedangan, apalagi pedagan online / internet marketer, berdagang sambil begadang sudah menjadi suatu keniscayaan. Saya sendiri pun merasakannya.

Beberapa hari yang lalu saya membaca twit Mas Jaya Setiabudi tentang efektifitas waktu, tenaga, dan pikiran. Ternyata memang dianjurkan kalau berdagang jangan begadang. Kalau sering berdagang sambil begadang itu adalah tanda tanda kita tidak bisa mengatur efektivitas waktu, tenaga, dan pikiran kita.

Berdagang Jangan Begadang

Dibawah ini adalah twit dari Mas Jaya Setiabudi tentang efektifitas waktu, tenaga, dan pikiran. Semoga kita bisa mengambil manfaat dari twit Mas Jaya Setiabudi ini.

  1. Apakah Anda ngerasa waktu habis hanya untuk mengerjakan rutinitas yg sama tiap harinya? #efektivitas
  2. Jika jawabnya “Iya”, maka bisa dipastikan Anda perlu menyimak twit ini. Terkhusus u/ pengusaha. #efektivitas
  3. Dalam Kitab AntiBangkrut saya singgung ttg “Teknisi Karatan”, yaitu pengusaha yg terjebak di bidang teknis & rutinitas. #efektivitas
  4. Hal itu wajar saat awal usaha, biasanya Anda berperan sebagai SUPERMAN. Apa aja dikerjain sendiri. #efektivitas
  5. Namun jika sudah lewat tahun pertama usaha masih seperti itu juga, maka ada yang gak beres dengan cara berbisnis Anda. #efektivitas
  6. Analisalah: 1.Rutinitas apa yg Anda kerjaan tiap harinya (berulang)? 2.Di bidang apa Anda kurang? Catat yaa.. #efektivitas
  7. Perttama: rutinitas yg sama terus menerus: 1.Gunakan TOOLS spt software atau sistem autopilot yg Anda/ konsultan buat. #efektivitas
  8. Solusi 2.Saatnya mempekerjakan staff untuk melakukan rutinitas tsb, agar Anda terbebas dari belenggu rutinitas. #efektivitas
  9. “Gak kuat bayar karyawan Mas J!” >> 3.Outsource kerjaan tsb ke orang luar, tentu dg standar kualitas. #efektivitas
  10. Rumus saya: jika bisa bayar 1/2 gaji karyawan, maka saya akan ambil. Krn dg waktu yg luang, sy bisa menghasilkan lebih. #efektivitas
  11. Skrg sudah banyak tools untuk mempermudah & menghemat waktu kita. >> Kalo punya gadget, jangan buat main game doank.. #efektivitas
  12. Segera akan diterbitkan ebook TOOLS  u/ Pebisnis dg judul “Berdagang Jangan Begadang..” by Jupe @fikryfatullah #efektivitas
  13. Misalnya meeting yg berjarak jauh & lama, bisa diringkas dg program chat/skype + dropbox/Gdrive. Praktis & Gratis. #efektivitas
  14. Kedua: bidang dimana Anda kurang, rekrutlah karyawan ahli atau outsource kpd yg ahli untuk menutupi kekurangan Anda. #efektivitas
  15. “Tapi Mas J, ntar untungnya tipis donk” >> Untung/margin tipis, kalo VOLUME gedhe, ya gedhe juga duitnya. #efektivitas
  16. Istilah kerennya “Focus on your core competence” >> tidak hanya u/ perusahaan, tapi juga untuk personal. #efektivitas
  17. Saya tahu kelebihan saya dan mengakui juga kekurangan saya. Maka dari itu saya mencari tim u/ menutupi kekurangan saya. #efektivitas
  18. Lebih baik kita bagi kuenya, kita bisa jalan lebih lama & bertambah besar, daripada jalan sendiri, tapi cepet matinya. #efektivitas
  19. Tak ada >> baca lagi “TAK ADA perusahaan besar yg dijalankan sendirian atau tak melibatkan pihak lain”. #efektivitas
  20. Resume: Gunakan Pengungkit Manusia, TOOLS & SISTEM untuk memaksimalkan kinerja & hasil Anda. Sekian.. #efektivitas

Nah tuh, terbukti khan, makanya berdagang jangan begadang, apalagi begadang setiap malam 🙂 Efektifkanlah waktu, tenaga, dan pikiran kita dengan berbagai sumber daya yang ada.

Posted in Inspirasi Bisnis

Cara Memasarkan Produk Baru

cara memasarkan produk baru
Ebook “Buka Langusng Laris”

Produk baru yang bagus, belum tentu laris di pasaran. Kenapa? Salah satunya karena tidak memiliki cara memasarkan produk baru yang benar. Hal ini tidak hanya terjadi pada Usaha Kecil Menengah, bahkan Perusahaan besar pun bisa juga gagal memasarkan produk barunya ketika Cara Memasarkan Produk baru itu salah. Tentu hal ini bisa merugikan sebuah perusahaan.

Lantas bagaimana Cara Memasarkan Produk agar laris? dibawah ini adalah artikel Cara Memasarkan Produk Baru yang simpel tapi powerful. Ditulis oleh Jaya Setiabudi atau lebih dikenal dengan JayaYEA dalam akun twitternya @JayaYEA. Jaya Setiabudi adalah seorang pengusaha kelas atas Indonesia yang telah puluhan tahun berkecimpung di Dunia Bisnis. Beliau juga sangat peduli tentang Iklim Kewirausahaan di Indonesia.

Cara Memasarkan Produk Baru

Di bawah ini adalah twit dari Jaya Setiabudi yang tentang cara memasarkan sebuah produk. Sebenarnya, tips ini bisa digunakan sebagai cara memasarkan produk baru maupun produk lama agar dagangan laris bahkan sejak hari pertama buka.

  1. Jika suatu produk memenuhi 1 syarat, yaitu ‘DICARI2′, maka #Produk itu akan mudah menjualnya.
  2. Kata ‘dicari2′ mencerminkan 2 hal: 1.Dibutuhkan 2.Minim persaingan atau tak ada yg sebanding. #Produk
  3. Jika suatu #Produk dicari2, maka gak ngoyo PROMOnya, cukup PUBLIKASI >> “I’m Here..” Jrengg.. laku deh..
  4. Kategori #Produk dicari2 itu bisa natural atau diciptakan. Terbaik adalah yang Natural; solusi dari masalah.
  5. Yang sering terjadi adalah Konsumen tak sadar bhw mrk sedang bermasalah >> Ini yg harus diedukasi.. #Produk
  6. Contohnya: orang tak sadar tentang pentingnya MENJAGA Kesehatan, sebelum dia terserang penyakit. >> Padahal itu Penting. #Produk
  7. Dlm kasus itu, Penjual perlu mengEDUKASI tentang Masalah yang akan timbul di masa mendatang. #Produk
  8. Solusinya bisa dengan olahraga teratur & mengkonsumsi Multivitamin >> Ini dagangan masuk. #Produk
  9. Bayangkan Anda termotivasi oleh Komisi penjualan produk yg besar, tapi produknya gak dicari2 & muahaal harganya. Mau? #Produk
  10. Bayangkan juga dari sisi calon konsumen, Anda paksa2 POKOKNYA harus beli, biar Anda dapat komisi >> Sadiss kan? #Produk
  11. Jadi menurut saya, penjual yg bagus itu gak perlu ngecap berlebih, tapi tahu cari target pasar yg ‘tepat’ >> membutuhkan..! #Produk
  12. Kedua, tugas penjual adalah benar2 menguasai Produk Knowledge. Bukan sekedar ngacap “Ruarrr Biasaahh..!” #Produk
  13. Karena ujung2nya penjualan itu kan mencari angka REPEAT ORDER + REFERAL, bukan Tipu Lari..! #Produk
  14. Sekarang tanyakan dahulu: Apakah #Produk menjadi solusi atau sekadar mengikuti rata2? Punya diferensiasi atau kiloan saja? #Produk
  15. Definisi Pemasaran: “Segala upaya u/ memuaskan pelanggan & menguntungkan perusahaan Anda..” Win-Win, bukan Win-HT #ehh #Produk
  16. Menjual produk memang tak mudah, tapi jangan mengkorbankan kredibilitas Anda. Renungkan.. sekian.. #Produk

Demikian tadi tips dari Jaya Setiabudi tentang cara memasarkan produk baru agar bisa laris. Semoga bermanfaat