Posted in Inspirasi Hidup

5 Teknik Muhasabah Diri

Muhasabah diri atau instropeksi diri ibarat kita mengasah dan membersihkan pisau yang kita gunakan untuk memotong. Ketika pisau itu kita gunakan terus menerus, lama kelamaan akan menjadi tumpul. Dari yang sebelumnya satu hari bisa memotong 10, hari-hari berikutnya mungkin berkurang menjadi 8 atau hanya 5. Bahkan pada akhirnya tidak bisa digunakan untuk memotong.

Begitupun diri kita. Akibat rutinitas dan aktivitas yang begitu padat, membuat kita lupa untuk evaluasi diri. Akibatnya, sensitifitas kita berkurang, kepedulian kita menurun, kreatifitas tidak muncul, bahkan lebih parahnya lupa akan hal hal yang penting yang harus kita prioritaskan dalam hidup ini.

5 Cara Muhasabah Diri

Saya teringat saat mengikuti acara muhasabah diri di Masjid Pusdai (Pusat Dakwah Islam) Bandung pada 2012 silam. Saat itu Aa Gym yang memberikan tausiyah. Beliau membawakan tema tentang muhasabah diri. Berikut adalah 5 Teknik Muhasabah diri yang bisa kita jalankan.

Teknik Muhasabah Pertama: Tafakur Diri

Yaitu Kita menyediakan waktu untuk diri kita sendiri, untuk jujur sejujur-jujurnya kepada diri sendiri. Tentang ucapan, apakah sudah benar dan baik? Tentang sikap, sudahkah ia membawa pada kebaikan serta perbaikan? Tentang niat, apakah benar sudah ikhlas? Tentang amal, sudahkah kita mengikuti jejak Nabi? Tentang waktu, sudahkah ia membawa pada kebermanfaatan serta kemajuan bersama?

Kita dihormati orang lain karena Allah masih menutupi aib dan keburukan kita. “Jangan tertipu dengan kekaguman orang karena mereka tidak tahu aib-aib kita,” kata Aa Gym.

Muhasabah diri dalam islam

Teknik Muhasabah Diri Kedua: Milikilah Cermin Pribadi

Cermin yang dimaksud adalah adanya orang yang berani jujur menyampaikan apa adanya tentang keburukan kita. “Butuh orang yang mengatakan apa adanya tentang diri kita. Kita tidak perlu orang yang kagum kepada kita,”jelas Aa Gym. Menurutnya, koreksi tidak akan merugikan apapun. “Koreksi yang keluar dari hati tidak akan melukai diri, justru menjadi rezeki,”terangnya.

Teknik Muhasabah Ketiga, Berguru Kepada yang Ahli

Sebaik-baiknya guru adalah guru yang mengamalkan apa yang disampaikan. “Karena bicaranya bukan hanya kata kata tapi sikapnya bulat memberi yang terbaik. Banyaklah berguru kepada orang yang yakin kepada Allah karena kebaikan akan menular,” jelasnya. Orang yang yakin akan bisa meyakinkan.

Teknik Keempat, Manfaatkan Orang yang Benci

“Justru sebuah rezeki kalau ada orang yang membenci kita, sebab mereka adalah orang yang perhatian kepada kita. Kita tahu kekurangan kita dan memeroleh pahala dari kebencian mereka,”ungkapnya.

Teknik Muhasabah Kelima, Tafakuri Apa yang Terjadi

Setiap kejadian yang adalah selalu ada hikmahnya. “Mendapat ilmu bukan hanya dari ceramah, tapi bisa belajar dari mana saja, dari buku, dan dari teman. Lillahi ta’ala. Niatkan mengubah diri agar Allah ridha,”tutup Aa Gym.

Demikianlah lima cara / teknik muhasabah diri yang bisa kita lakukan. Semoga kita bisa terus evaluasi diri dan menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *