Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini secara gratis

Penerapan Prinsip Pareto Dalam Kehidupan

Pernahkah Anda mendengar tentang Prinsip Pareto? Prinsip pareto ini dikenal luas di dunia bisnis. Aturan dari Prinsip Pareto ini dikenal dengan aturan 80-20. Yang intinya menyatakan bahwa untuk banyak kejadian, sekitar 80% akibat (hasil) ditimbulkan oleh 20% penyebab (usaha).

Prinsip ini diajukkanoleh ekonom Italia bernama Vilfredo Pareto (1848 – 1923), yang pada 1906, Vilfredo Pareto ini mengamati bahwa 80% dari pendapatan di Italia dimiliki oleh 20% dari jumlah populasi.

prinsip pareto.jpg

Dalam implementasinya, prisip 80/20 ini dapat diterapkan untuk hampir semua hal:

  • 80% dari keluhan pelanggan muncul dari 20% jenis masalah.
  • 20% dari jenis produk menyumbang 80% dari keuntungan.
  • 20% dari tenaga penjualan menghasilkan 80% dari pendapatan.
  • 20% dari cacat sistem menyebabkan 80% masalah.

Penerapan Prinsip Pareto Dalam Kehidupan

Kemampuan, sumber daya, waktu, dan energi kita terbatas. Tidak mungkin bisa meng-handle semua hal. Tapi keinginan kita dan target impian begitu banyak dan selalu meningkat.

Itu adalah hal wajar dan manusiawi.

Bisakah mencapai semua itu dengan usaha dan sumber daya yang terbatas?

Bisa dan pasti ada caranya.

Caranya adalah dengan menggunakan prinsip 80/20 atau Pareto di atas.

Yaitu dengan memusatkan perhatian dan usaha di wilayah yang 20% saja. Yaitu 20% yang paling penting dan esensial namun menghasilkan dampak terbesar 80%.

Apa yang paling esensial dalam menjalani kegiatan hari ini yang menghasilkan dampak terbesar kepada masa depan dan impian kita?

Temukan jawabannya. Satu jawaban saja. Kemudian fokus mengeksekusi satu jawaban itu saja. Yang lain, yang kurang penting dan tidak penting, abaikan saja

Strategi dan Teknik Negosiasi

Apakah kita perlu belajar teknik negosiasi? Sebenarnya, apapun profesi kita, kita perlu belajar teknik negosiasi. Bahkan tidak hanya dalam dunia kerja dan bisnis, dalam kehidupan keluarga pun kita perlu negosiasi. Misalnya saat Anda menghadapi anak atau keponakan yang merengek minta dibelikan jajanan ataupun mainan. Anda pun dituntut untuk bisa bernegosiasi dengan keponakan atau anak Anda. Lantas, bagaimanakah strategi dan teknik negosiasi yang baik? Yuk kita bahas bersama

NEGOTIATION SKILL

Trik terbaik negosiasi adalah NO TRICK alias KETERBUKAAN. Namun sering kita tak dihadapkan dalam kondisi yang ideal.

Seperti kisah Nabi Muhammad saat ditanya harga, “Modal saya sekian, silakan bayar berapa, yang penting saya gak rugi”.

Jangan berfikir bahwa teknik negosiasi itu adalah “seni menekan lawan”. Karena hal itu akan berdampak pada kredibilitas Anda nantinya. Karena bisnis yang terbaik adalah yang jangka panjang, saling menguntungkan. Bukan sekali pukul terus kabur.

Namun dalam beberapa kasus, kita tak memiliki pilihan kecuali dihadapkan dengan situasi harus bernegosiasi.

Inti dari negosiasi adalah mempertemukan titik tengah yang disebut DEAL. Tapi yang terbaik tetap kita harus siap dengan NO DEAL.

Beberapa poin penting dalam negosiasi adalah:
1. Tentukan penawaran maksimum dan minimum Anda.
2. Ketahui keinginan minimum mereka akan menerima tawaran Anda.
3. Cari pembanding atau alternatif lain.
4. Temukan HIDDEN MESSAGE kelemahan mereka.
5. Tahu timing yang tepat untuk memutuskan atau menunda.
6. Berusahalah untuk Win-Win, jika terpaksa baru Win-Lose.

Nilai minimum dan maksimum Anda pasti sudah Anda ketahui. Bagaimana dengan nilai minimum mereka menerima negosiasi Anda?

Caranya: Gunakan pertanyaan-pertanyaan umpan, yang menghasilkan jawaban HIDDEN MESSAGE. Dengarkan dengan teliti.

Banyaklah mendengar, sedikit berbicara. Karena kelemahan Anda akan terbaca saat banyak bicara.

Contoh Hidden Message (HM):
“Ada ukuran lain gak?” >> artinya harga sudah oke.
“Bisa kurang gak harganya?” >> tak ada pembanding, dia hanya mencoba menawar.
“Hargamu kemahalan” >> bisa jadi ada pembanding lebih murah atau harga Anda lebih dari bujetnya.
“Bisa lebih cepat lagi pengirimannya?” >> harga saat itu tak menjadi masalah.

Sebaliknya jika Anda dalam posisi yang menawar, baiknya Anda memiliki pembanding yang bersaing, agar memiliki posisi tawar yang kuat.

HM juga muncul dalam bentuk ‘keterdesakan’. Dalam kasus itu, uluran waktu akan bermanfaat menekan dia.

Untuk menghindari penekanan dalam negosiasi, selain PEMBANDING lain, Anda juga harus siap dengan NO DEAL.

Dalam beberapa kasus negosiasi, Anda mungkin harus lebih memilih lose-lose daripada ditekan secara sadis. Setidaknya memberi pelajaran kepada mereka.

Kembali lagi, negosiasi yang terbaik adalah KETERBUKAAN, saling pengertian, bukan saling menekan. Gunakan ilmu pada tempatnya.

Itulah sedikit tips dalam bernegosiasi. Semoga bermanfaat

Bagaimana Menyikapi Kritikan?

Satu hal yang perlu kita sadari adalah bahwa kita tidak akan pernah lepas dari kritikan, terlepas apapun yang kita lakukan. Kenapa? Karena sebaik dan seakurat apapun yang kita lakukan, pasti masih menyisakan ruang untuk dikritik alias tidak sempurna jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda-beda.

Dengan menyadari satu hal di atas, akan membuat kita lebih teguh dalam pendirian, namun disisi lain, lebih terbuka terhadap kritik yang dilontarkan kepada kita.

Apa reaksi kita menyikapi kritikan? bisa kita pelajari berdasarkan otak mana yang digunakan oleh seseorang dalam merespon sebuah kritik. Respon pertama yang paling mungkin dalam menghadapi kritik adalah dengan reptilian brain.

Reptilian brain adalah otak mirip binatang melata seperti ular, biawak, kadal dan lain-lain. Reptilian brain ini tertanam dalam batang otak kita. Bagaimana respon reptilian brain ini terhadap sebuah kejadian? Fight or Flight, Lawan atau Lari. Ciri dari cara berpikir otak ini adalah spontan dan di masa kini.

Bagaimana jadinya jika kita menggunakan otak tersebut dalam menyikapi kritik? ciri jika kita menggunakan otak ini, maka dalam diri anda akan ada perasaan ingin melawan si pengkritik, atau menghindar dari tuduhan si pengkritik.

Ular jika dipukul, maka akan balik menyerang, atau akan lari sekencang-kencangnya, menjauhi si penyerang. Alih-alih melihat sisi baik sebuah kritik, orang yang menggunakan otak reptilian untuk menanggapi kritik, akan menyerang si pengkritik jika ia memiliki kemampuan, atau berusaha menghindar jika tak memiliki kemampuan.

Yang berikutnya adalah menghadapi kritik dengan otak mamalia atau mamalian brain. Mamalian brain adalah otak yang memproses emosi. Otak ini fokus pada masa lalu dan masa kini. Otak mamalia memproses emosi marah, senang, sedih, takut dan lain-lain. Maka ketika diberi kritik, otak ini akan fokus kepada masa lalu, apa salah saya di masa lalu? atau dia akan membangga-banggakan masa lalunya untuk pembelaan diri. Dia akan tenggelam dengan emosi marah jika ia memiliki kemampuan, atau sedih jika ia kurang memiliki kemampuan.

Otak Reptilian dikombinasi dengan otak mamalian, akan menghasilkan Marah dan Menyerang, atau takut dan lari, tentu ada pilihan lain, sedih dan diam, menyesali diri.

 photo menyikapikritikan.jpg

Menyikapi Kritik dengan Produktif

Lalu adakah pilihan lain, dalam menyikapi kritikan agar lebih produktif?

Jawabannya, gunakanlah creative brain atau human brain, otak yang fokus kepada masa depan. Sementara Reptilian brain mengantar kita ke masa kini, mamalian brain mengantar kita  ke masa lalu, secepatnya fokuslah kepada masa depan. Masa depan adalah bagiannya human brain, otak kreatif kita.

Kita bisa merangsang human brain  dengan beberapa pertanyaan kreatif, seperti:

* Apa hal yang pantas saya syukuri dari kritik ini?
* Jadi, apa manfaatnya kritik ini untuk saya di masa depan?
* Perbaikan apa yang bisa saya lakukan, agar kritik ini berguna?
* pelajaran dan hikmah apa, yang bisa saya dapatkan dari kritik ini?
* Apa manfaat kritik ini, bagi pencapaian GOAL saya?

Kita tentu bisa menambahkan segudang pertanyaan, yang kita hubungkan dengan MASA DEPAN, bukan sebaliknya banyak mengungkit masa lalu dan emosi saat ini. Alih-alih berpikir PROBLEM, kita bisa fokus pada SOLUTION. Jika kita fokus pada problem saja, kita akan menumpuk masalah dalam hidup. Namun jika kita berpikir solusi, kita akan mengundang banyak solusi kreatif.

Jadi, mau gunakan otak yang mana untuk menanggapi kritik untuk anda? Reptilian, Mamalian atau Human Brain?

Memperbaiki Diri Dengan PAKSA

Apakah Anda ingin memperbaiki diri? Jika iya, maka teruskanlah membaca artikel ini. Tapi jika Anda tidak ingin memperbaiki diri, maka tidak usah berhenti membaca artikel ini^_^

Memperbaiki diri berarti melakukan perubahan diri menjadi yang lebih baik. Dan hal ini pasti membutuhkan usaha. Nasib sebuah kaum tidak akan berubah kecuali kaum tersebut mau mengubah diri mereka sendiri.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki diri agar hari demi hari terjadi perbaikan dalam hidup kita yakni dengan PAKSA. Apakah PAKSA itu?

 photo memperbaikidirisendiri.jpg

Memperbaiki Diri Dengan Pray, Attitude, Knowledge, Skill, Action

Pray (Doa & Ibadah). Untuk memperbaiki diri, maka yang paling pertama & utama adalah dengan DOA. Dan tentu, yang paling penting juga kita harus memperbaiki kualitas ibadah kita dari waktu ke waktu. Memalukan jika sampai umur kita yang sekarang ini, kita hanya mengandalkan ilmu agama & ibadah sama dengan saat kita masih sekolah dasar. Lantas kapan kita mau naik kelas di hadapan-Nya?

Attitude (Sikap Mental Positif). Apakah saat bangun pagi kita langsung berdoa & bersyukur? ataukah malah mengeluh? Apakah kita mengawali hari dengan pesimis ataukah optimis? apakah kita lebih banyak mengumpat ataukah berbicara yang manfaat? jika kita ingin memperbaiki diri, marilah kita berusaha menghilangkn sikap mental negatif. Kalu saya sendiri untuk menambah sikap mental positif, saya menginstal aplikasi AW Multivitamin di Android saya. Setiap hari, kita akan mendapatkan multivitamin mental yang dikirimkan oleh Pak Andrie Wongso. Saya sarankan Anda menginstalnya juga.

Knowledge (Menambah Pengetahuan). Kalau kata om Steve Jobs, teruslah merasa bodoh. Dengan terus merasa bodoh, maka kita akan berusaha untuk menambah ilmu. Ketika seseorang sudah merasa pintar, masalah terbesarnya adalah dia akan seperti katak dalam tempurung. Merasa sudah tahu segala sesuatu, padahal banyak sekali di luar sana perubahan-perubahan yang menuntut kita untuk menambah ilmu dalam menghadapinya.

Skill (Semakin Terampil). Keterampilan merupakan ilmu yang dipraktekan. Ilmu yang telah kita miliki akan percuma dan sia-sia jika kita tidak menggunakan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita tingkatkan skill kita terutama dalam bidang yang telah kita tekuni.

Action (Bertindak semakin positif, produktif dan kontributif). Dalam melakukan action kita harus ikhlas, keras, cerdas, berkualitas, tuntas. Tugas kita bukan untuk menentukan hasil akan tetapi melakukan yang terbaik. Tapi yakinlah bahwa ketika kita memberikan action yang terbaik maka balasan terbaik pula yang kita dapatkan. Kalau kata Mas Jaya Setiabudi, Kita tidak tahu kapan ‘malaikat’ lewat, tapi jika kita terus melakukan yang terbaik, kita tidak akan terlewatkan oleh ‘malaikat’.

Demikian sedikit motivasi hidup kali ini, semoga bisa menambah semagat kita dalam memperbaiki diri.

Kisah Inspirasi Clash of Clans :)

Al kisah, hiduplah seorang raja yang memimpin sebuah clan. Saat itu, masing-masing clan berlomba-lomba memperluas pengaruhnya. Sehingga, sering pecahlah perang antar clan (Clash of Clans). Termasuk raja ini sering melakukan serangan ke clan lain, bahkan raja in mendapat julukan Barbarian King. 

 photo clashofclans.png

Suatu hari, Sang Raja ingin melakukan penyerangan ke clan lain. Dia sudah menyiapkan semua jenis tentaranya dengan berbagai kemampuan masing-masing, mulai dari para Penghancur Benteng (wall breaker), Pemanah (archer), Raksasa (giant), Penggali Harta Karun (goblin), dan Wizards (pengendali api).

Barbarian King sudah menentukan clan yang hendak diserang. Clan sasaran ini memiliki jumlah Gold & Elixir (rempah-rempah) yang cukup banyak tapi memiiki defence / pertahanan clan yang jelek.

Di hari yang telah ditentukan, terjadilah peperangan  yang sangat sengit …

Ternyata, kali ini Barbarian King kurang beruntung. Dia mengalami kekalahan. Bahkan tak hanya itu, akibat peperangan itu, Jari kelingking Barbarian King terpotong.

Dia kembali ke clannya dengan perasaan marah & sedih. Dia meminta nasihat ke Panglima perangnya seorang Archer Queen. Dengan bijak, Archer Queen mengatakan “Apapun yang terjadi patut untuk disyukuri.”

Mendengar ucapan panglima perangnya itu, bertambah marahlah Barbarian King. “Kurang ajar..! Kena musibah bukannya dihibur tapi malah disuruh bersyukur…!’

Lalu Barbarian King memerintahkan pengawalnya untuk menghukum Panglima itu dengan hukuman 3 tahun 2 bulan penjara dengan masa percobaan 2 bulan, belum termasuk remisi hari raya ^_^

Hari terus berganti. Hilangnya jari kelingking ternyata tidak membuat Barbarian King menghentikan kebiasaannya menyerang clan lain dan berburu Gold & Elixir.

Barbarian King kini punya Panglima perang yang baru. Dia telah menyiapkan pasukan yang jauh lebih besar. Berangkatlah rombongan ini mencari clan incaran. Mereka harus mendaki gunung lewati lembah serta menikmati sungai yang mengalir indah ke samudera ^_^

Namun saat melewati sebuah gunung, Barbarian King dan panglima perang barunya tersesat dan terpisah dari rombongan pasukan.

Tiba-tiba, mereka berdua dihadang oleh clan dari suku primitif. Keduanya lalu ditangkap dan diarak untuk dijadikan korban persembahan kepada para dewa. Sebelum dijadikan persembahan kepada para dewa, Barbarian King dan panglima itu dimandikan.

Saat giliran Barbarian King yang dimandikan, ketahuan kalau salah satu jari kelingkingnya terpotong, yang diartikan sebagai tubuh yang cacat sehingga dianggap tidak layak untuk dijadikan persembahan kepada para dewa.

Akhirnya, Barbarian King ditendang dan dibebaskan begitu saja oleh clan primitif itu. Dan panglima perang barulah yang dijadikan persembahan kepada para dewa.

Dengan susah payah akhirnya Barbarian King berhasil keluar dari gunung dan bertemu kembali rombongan pasukannya. Barbarian King memerintahkan semua pasukannya untuk kembali ke clan.

Setibanya di clan, Barbarian King langsung memerintahkan supaya Archer Queen, Panglima Perang yang dulu dijatuhinya hukuman penjara segera dibebaskan.

“Panglimaku, aku berterimakasih kepadamu. Nasehatmu ternyata benar, apa pun yang terjadi kita patut bersyukur. Karena jari kelingkingku yang terpotong waktu itu, hari ini aku bisa pulang dengan selamat.” Kemudian Dia menceritakan kisah perburuannya itu secara lengkap.

Setelah mendengar cerita Barbaring King, buru-buru Archer Queen berkata: “Terima kasih baginda. Saya juga bersyukur baginda telah memenjarakan saya waktu itu. Karena jika tidak, mungkin sekarang ini, sayalah yang menjadi korban dipersembahkan kepada dewa oleh orang-orang primitif itu.”

Itulah  kisah tentang clash of clans. Semoga memberi hiburan & inspirasi ^_^

Mulailah Belajar Berhentilah Menyalahkan

Ketika seseorang mulai menyalahkan kondisi di luar dirinya maka dia akan berhenti belajar. Untuk bisa mengambil pelajaran, maka kita harus berhenti menyalahkan dan mulai belajar membuat perubahan pada diri kita sendiri.

Tuisan ini terinspirasi dari Buku Life Revolution karya Tung Desem Waringin yang saya baca beberapa tahun lalu. Salah satu pembahasan dalam buku itu adalah tentang sikap mental negatif yaitu BEJ (Blame, Excuse, Justify) atau Menyalahkan, Beralasan, dan Pembenaran. Yuk kita bahas satu persatu.

Menyalahkan, Beralasan & Melakukan Pembenaran

Blame adalah menyalahkan. Maksudnya menyalahkan kondisi di luar dirinya atas ketidakberesan yang ada pada dirinya. Ketika seorang mulai Blame atau menyalahkan (menyalahkan pasangan, menyalahkan rekan kerja, menyalahkan faktor ekonomi, menyalahkan situasi politik) maka orang ini tidak akan belajar. Kelemahan yang paling besar dari orang yang menyalahkan segala sesuatu adalah bahwa dia merasa benar dan tidak perlu berbuat lebih baik lagi.

Excuse adalah beralasan. Ketika seseorang mulai mengajukan excuse (alasan), orang ini tidak akan belajar & bertindak. Dan karena tidak ada tindakan apapun maka tidak ada hasil apapun. Contoh excuse seperti mengatakan “Saya masih terlalu muda untuk melakukan itu“, atau “Saya Sudah terlalu tua untuk belajar ini“, “Saya cuma lulusan SMP“, ” Saya tidak berbakat“, saya cuma…., saya terlalu…., saya tidak…, saya masih…, dan sebagainya,

 photo berhentiberalasan.jpg

Justify adalah pembenaran. Yaitu upaya orang untuk menutupi kelemahan atau kemalasan untuk berubah menjadi lebih baik dengan membenarkan keadaannya, sebagai sesuatu yang sudah sewajarnya. Misalnya, “Terang saja saya tak berhasil, karena saya tidak punya gelar! Dan sama sekali tidaklah mengherankan kalau dia berhasil karena dia lulusan luar negeri!”

Ketika orang lain lebih berhasil daripada dirinya, orang seperti ini akan melakukan pembenaran tanpa terinspirasi untuk belajar atau menjadi lebih baik lagi. Bila melihat orang kaya, seorang yang suka melakukan justify akan mengatakan, “Tentu saja, anak orang kaya, sekolah di luar negeri, dapat modal banyak, sudah layak dan sepantasnya kalau sukses berbisnis”. Semua ungkapan itu sebenarnya disampaikan, atau digumamkan pada diri sendiri, dengan maksud untuk membenarkan keadaannya. Dia secara tidak langsung juga mau menegakkan sesuatu, yaitu “Nah, saya kan bukan anak orang kaya, bukan lulusan luar negeri, tak punya modal, maka wajar saja kalau saya tidak berhasil berbisnis”. Kata-kata orang seperti ini khas sekali. Mereka suka menggunakan ungkapan seperti “Terang saja…”, “tidak heran…”, “Sudah tentu…”, “Tentu saja…”, “Sudah selayaknya…”, “Sudah layak dan sepantasnya…”. dan sebagainya

Sebenarnya, bisa jadi yang dikatakan oleh orang yang suka BEJ itu ada benarnya. Misalnya orang umur 19 tahun berkata, “Saya baru berumur 19 kok, khan belum punya pengalaman.” Benar bahwa dia memang berumur 19 tahun, benar bahwa dia belum punya pengalaman, tapi apakah benar kalau untuk berhasil di bidang yang dia geluti harus berumur lebih dari 19 tahun? Haruskan sudah memiliki banyak pengalaman?

Dalam contoh diatas, bisa jadi benar bahwa anak orang kaya yang sukses berbisnis itu memang sekolah di luar negeri dan modal banyak. Orang yang suka BEJ memakai kebenaran itu sebagai alasan untuk kemalasan dan keengganannya untuk berubah, sehingga kebenaran-kebenaran ini tidak ada manfaatnya. Satu-satunya manfaat adalah hanya membuat orang tersebut berhenti belajar dan bertindak untuk menjadi lebih baik.

 photo berhentimenyalahkanoranglain.png

So, mulai sekarang mari kita belajar & berhenti menyalahkan, berhenti membuat alasan-alasan, berhenti melakukan pembenaran yang tidak bermanfaat. ^_^

Tahun Baru = Penghasilan Baru. Mau? ^_^

Judul di atas adalah judul email yang saya terima beberapa hari yang lalu dari Motty Si Burung Bisnis. Saya share di sini semoga para pembaca sekalian juga mendapat manfaat dari email Motty ini. Selamat membaca ^_^  <- ikutan emoticon yang sering dipakai sama Motty :D

Heeeelllloooowwww Falasik!! ^_^

Tahun baru, 2015. Mungkinkah bisa jadi momentum buat kita mendapatkan penghasilan bulanan yang baru juga? “Baru” nya bukannya menurun, tapi meningkat berkali-kali lipat dari apa yang sudah kita dapatkan di tahun 2014 yang segera akan berlalu ini. Mau? ^_^

Sebagian dari kita pasti bergumam dalam hati, “Ah.. Penghasilan sekarang aja dapetnya minta ampun susahnya.. Udah kerja keras, udah berusaha maksimal.. Agak tidak mungkin kalo ada yang bilang bisa melipat gandakan penghasilan berkali-kali lipat ah…”

Kalo selintas aja pemikiran semacam ini, SEGERA TEPIS, BUANG KE TEMPAT SAMPAH! Karena pemikiran tersebut ngga ada manfaatnya, dan hanya akan membatasi derasnya aliran rezeki yang mengalir ke rekening tabungan kita.. RUGI BANDAR! ^_^

Percaya atau ngga percaya, di luar sana banyak orang yang menghasilkan uang bulanan yang SAMA bahkan LEBIH BESAR daripada yang masuk ke rekening tabungan kita. Dan ngga sedikit yang hanya mengeluarkan usaha sebesar 10-25% dari usaha yang kita keluarkan, tapi hasilnya berkali-kali lipat..

Bukan… ini bukan dukun, bukan babi ngepet, bukan susuk, apalagi korupsi! ^_^

Orang-orang ini (termasuk Motty ^^) memanfaatkan teknologi bernama >> INTERNET << dan mengutak-atiknya bertahun-tahun sehingga internet menjadi mesin pencetak uang, terus-menerus mendatangkan penghasilan. Asik ya? ^^

Nah… Setelah berdiskusi lumayan panjang, menimbang banyak hal… Motty dan Mas @fikryfatullah akhirnya sepakat untuk menuangkan pengalaman kami selama bertahun-tahun ini mempraktekkan segudang ilmu pemasaran dan bisnis secara Online, juga ilmu-ilmu yang kami gali langsung dari banyak pebisnis online Indonesia yang mencetak keuntungan ratusan juta hingga MILYARAN sebulan, dalam sebuah buku yang kami beri judul:

BOM (Bisnis Online MILYARAN) – “Menguak 7 Rahasia Milyarder Online”

Kami ngga main-main sama sekali menyusun buku ini, setiap lembar dari 300 lebih halaman buku yang kami tulis bersama ini berisi intisari dari rahasia-rahasia Bisnis Online yang sudah teruji di lapangan. Sama sekali ngga ada halaman yang berisi basa-basi, apalagi pembahasan teori nan basi ^_^

Tadinya, ilmu kami ini mau kami simpan sendiri aja ^_^ Toh kami bisa mengantongi ratusan juta sebulan dari ilmu yang kami miliki ini, Motty praktekkan sendiri dalam beberapa lini bisnis yang Motty miliki, Mas Fikry terapkan sendiri dalam bisnis yang beliau fokuskan.

Tapi, ah… EGOIS banget kalo begitu sih ^_^

Dengan mengucap BISMILLAH dan mengharapkan ridho ALLAH, kami memutuskan untuk membocorkan rahasia bisnis online MILYARAN yang kami miliki ini ^_^

Mau tahun baru 2015 nanti jadi momentum mendapatkan penghasilan baru dengan cara dan usaha yang lebih menyenangkan dan dengan jurus-jurus rahasia yang udah terbukti di lapangan?

Ngga pake TAPI sama NANTI, langsung aja Pre-Order buku #BOM (Bisnis Online MILYARAN) – Menguak 7 Rahasia Milyarder Online!

—————————–

itulah cuplikan email yang saya terima dari Motty.

Bagi yang mau tau isi buku Motty ini, langsung KLIK aja >> http://yuk.bi/t13c36

Inilah Cara Agar Resolusi Tahunan Bisa Tercapai

Sebagian dari Anda mungkin ada yang belum terbiasa membuat impian/goal/resolusi tahunan. Tapi ada juga yang sudah terbiasa setting goal/resolusi tahunan. Bagi Anda yang belum membuat resolusi tahunan, Saya sarankan Anda membuatnya. Memang tidak ada kewajiban dalam hal ini. Tapi dengan membuat goal setting, Akan menjadi ‘kompas’ bagi Anda dalam menjalani perjalanan selama 1 tahun.

Bagi Anda yang sudah membuat resolusi tahunan pun mungkin kadang mengalami kendala tidak bisa mencapai goal tersebut. Gagal dalam mencapai resolusi tahunan / goal memiliki banyak sebab. Namun penyebab yang paling sering adalah sering kali GAGAL FOKUS dan GAGAL TEKUN dalam mengejar impian itu.

Pertanyaanya, bagimana sih caranya supaya bisa tetap semangat dan rajin dalam mengejar goal serta impian sehingga bisa tercapai? Inilah yang akan kita bahas

Cara Agar Resolusi Tahunan Bisa Tercapai

Inilah cara yang paling ampuh agar resolusi tahunan bisa dicapai. Yaitu dengan menemukan ALASAN YANG SANGAT EMOSIONAL kenapa kita harus mencapainya. Alasan yang emosional ini bisa kita dapatkan dengan membayangkan KEBAHAGIAAN yang kita rasakan bila kita dapat mencapainya serta KESEDIHAN yang mendalam jika kita tidak bisa mencapai impian tersebut.

Kalau saya sih sederhana banget. Melihat senyum gembira dari anak saya pas lagi bermain sudah langsung boosting semangat saya dan balik lagi kembali rajin ketika sudah mulai malas-malasan.

membuat resolusi tahunan.jpg

Tiap orang itu punya cara yang berbeda-beda. Terus terang, percuma gantung impiannya tapi kalau tidak menemukan ALASAN kenapa Anda harus mencapai impian tersebut.

Kita ambil contoh. Anda ingin punya uang 100 juta pada akhir tahun depan.

Kalau tidak ada ALASAN yang sangat emosional buat Anda untuk mewujudkan hal tersebut pasti bakalan susah mencapai hal tersebut.

Misalnya alasan yang sangat emosional tersebut adalah dengan uang 100 juta tersebut Anda ingin memberangkatkan orang tua Anda ke tanah suci. Dimana orang tua Anda ingin sekali pergi ke tanah suci sebelum ajalnya datang. Anda bisa membayangkan KEBAHAGIAAN yang akan Anda rasakan saat berhasil mengumrohkan orang tua. Juga KEPEDIHAN yang Anda rasakan jika sampai orang tua Anda meninggal Anda tidak bisa mewujudkan keinginan orang tua Anda.

Oleh karena itu, temukan ALASAN yang sangat emosional itu bagi Anda dan gunakan itu sebagai pembangkit semangat Anda setiap kali Anda sedang down.

So, lakukan 3 step ini kalau mau mencapai goal Anda:

1. Tuliskan goal apa yang ingin Anda capai. Goal yang tidak tertulis bukan goal sama sekali. Taruh itu di tempat yang Anda bisa lihat tiap hari. Tulislah goal secara spesifik, terukur, menantang, dan punya batas waktu kapan dicapai

2. RASAKAN emosi dan alasan kenapa Anda HARUS mencapainya.

– Buat list sebanyak-banyaknya kenapa anda menginginkan goal tersebut
– Visualisasikan goal kita setiap hari seolah-olah itu sudah tercapai
– Bayangkan rasa bangga,puas,bahagia apabila goal kita tercapai
– Visualisasi secara berulang-ulang samapi kita merasakan emosinya dan sampai masuk ke alam bawah sadar kita

3. Tuliskan your plan of attack. Buat rencana kerja yang jelas untuk mencapai goal kita. Untuk mencapai sesuatu yg belum pernah dicapai kita harus melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan.

– Nilai kemampuan anda saat anda membuat goal. Jujur terhadap diri sendiri , dimana anda saat ini?
– Identifikasi apa penghalang untuk mencapai resolusi terebut
– Tentukan skill dan knowledge yang kita butuhkan
– Tentukan siapa yang dapat diajak bekerjasama untuk mencapai goal itu
– Jangan menyerah & terus berdoa.

Goal tidak melulu masalah uang, Anda bisa membuat goal untuk keuangan, kesehatan, sosial, dan spiritual.

Terakhir, Tips membuat resousi tahunan diatas adalah ikhtiar kita sebagai manusia. Tentu hanya Yang Maha Kuasa lah yang pada akhirnya menentukan segalanya, termasuk tercapai tidaknya semua impian kita. Semoga tips ini berguna untuk Anda dan Saya. Semoga impian kita bisa terwujud.

 

Prinsip Dalam Bisnis Tanpa Modal

Bisnis tanpa modal adalah salah satu topik yang paling banyak dibahas. Banyak sekali tawaran diluar sana untuk berbisnis tanpa modal. Silahkan Anda googling untuk menemukan peluang-peluang yang ditawarkan dari berbagai pihak. Namun yang perlu diperhatikan, selektiflah dalam memilih. Jangan sampai Anda masuk dalam jebakan batman.

Nah, Yang kita bahas kali ini bukanlah tentang peluang bisnis tanpa modal. Tapi lebih ke prinsip-prinsip dalam berbisnis tanpa modal. Artikel ini saya ambil dari Group Juragan Forum Bersama Jaya Setiabudi. Baca baik-baik, pasti bermanfaat

bisnis tanpa modal.jpg

PRINSIP DASAR BISNIS TANPA MODAL

Siapa bilang gak punya modal gak bisa buka usaha. Yang ada adalah tak punya keberanian atau kurangnya ilmu. Mau ilmunya? Boleh, asal janji… dipraktekkan tanpa TAPI, tanpa NANTI..

Perhatikan bagan dibawah, yang menunjukkan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap bisnis Anda:
1. Supplier; bisa bahan baku atau produsen.
2. Kontraktor; pembuat gerobak, renovasi, atau pemilik tempat.
3. Pelanggan; yang membayar Anda karena produk/jasa Anda.
4. Investor; institusi atau orang yang kelebihan duit, bingung ‘naruh’ dimana.

Anak panah menunjukkan aliran uang. Warna hijau adalah UANG MASUK ke Anda, warna merah adalah UANG KELUAR dari Anda.

Bisnis tanpa modal pada dasarnya memainkan TIMMING pemasukan dan pengeluaran uang. Nego BAYAR selama mungkin dan TERIMA pemasukan secepat mungkin.

Jika pembayaran ke supplier atau kontraktor bisa ditunda setelah pemasukan Anda terima, maka Anda tak perlu modal.

Bagaimana dengan investor? Jangan buru-buru melibatkan kalau tidak kepepet. Berlatihlah usaha secara mendiri, sembari melatih ilmu negosiasi Anda.

Contoh kasus:
Anda ingin buka outlet di mal, membutuhkan modal untuk:
1. Sewa tempat
2. Pesan gerobak
3. Stok produk
4. Operasional (Anda)

Langkah Kongkritnya:

1. Nego sewa gratis (3 bulan) selama masa percobaan. Jika tak mau barulah bayar mundur. Percayalah, saya sudah mempraktikkan ilmu ini dan berhasil. Pernah gratis selama 1 tahun.

2. Nego bayar 3 bulan ke pembuat gerobak (dan peralatan), bawa dia ke lokasi Anda agar lebih percaya. Jika tak mau? Nego 2 bulan. Gak mau lagi? Ya 1 bulan. Masih gak mau? Cari kontraktor lain, koq repot. Alternatif lain, cari gerobak seken, biasanya mau bayar mundur dan cicil, daripada nganggur. Tinggal dicat ulang.

3. Jika 2 hal tersebut sudah teratasi, biasanya masalah stok barang lebih mudah lagi. Nego bayar mundur 1 bulan atau 2 mingguan.

4. Jika langkah ketiga sudah deal, otomatis biaya operasional bisa menggunakan hasil penjualan tunai. Untuk jenis usaha tertentu, bisa nego ke pelanggan untuk bayar sebagian dimuka. Hal itu akan memberikan pasokan ‘darah’ dalam perusahaan Anda.

Apakah semudah itu? Tergantung dari cara bernegosiasi dan nama baik yang telah Anda tanam sebelumnya.

Bagaimana jika belum punya nama baik? Ya bangunlah saat ini juga. Belajar dari sejarah Nabi, beliau juga mulai dari penggembala domba ‘orang lain’. Dari situlah kredibilitas dibangun.

www.Yukbisnis.com “Buka toko online semudah membuka tutup botol..”

————————————–

Itulah tadi pembahasan mengenai prinsip dalam berbisnis tanpa modal. Semoga menjadi inspirasi bagi Anda yang ingin memulai usaha atau berbisnis tanpi terkendala modal.

Kisah Sukses Pengusaha Modal Nol

Membaca kisah sukses pengusaha akan selalu memberi kita inspirasi. Apalagi jiga pengusaha tersebut sukses dengan merintis dari nol. Selama ini banyak orang ingin menjadi pengusaha beralasan tidak punya modal. Nah, kisah berikut ini akan memberikan pencerahan kepada kita bahwa Modal uang tidaklah menjadi hambatan dalam membuka usaha.

Kisah Sukses Pengusaha Mantan Satpam Omzet 5M/ bulan

Kisah ini adalah kisah nyata. Kisah seorang mantan satpam sukses menjadi pengusaha dengan omzet 5 milliar perbulan. Dari mana tahu kalau ini kisah nyata? Karena memang mantan satpam ini pernah menjadi karyawan Jaya Setiabudi. Kisah ini diceritakan oleh Jaya Setiabudi di Group Forum bersama Jaya Setiabudi. Yuk langsung saja kita simak kisah pengusaha sukses yang satu ini. Berhasil memulai usaha & menjadi pengusaha sukses dari modal nol

kisah sukses pengusaha modal nol.jpg

Saya bertemu dengannya sekitar tahun 2000 di gudang tempat dia berjaga. Sudah cukup lama saya mengenal sosoknya yang beda dibanding profil ‘satpam’ lainnya. Otaknya yang tokcer, cara berkomunikasi yang luwes dan ringan tangan (suka membantu), membuat saya tertarik padanya. Inilah percakapan di siang hari itu, saat saya mengantar barang:

JS: Mas, mau jadi pengusaha gak?
IP: Hah? Mana ada yang gak mau jadi pengusaha Mas..? Pasti mau, tapi gimana caranya?

JS: Ya sudah, ada lowongan salesman di perusahaanku, gaji 1,5 juta, keluar kerja aja dan ikut aku.
IP: Beneran Mas? Tapi kan saya gak pernah jadi salesman sebelumnya? Gimana kalau magang aja dulu, pas saya ‘off’’?

JS: Kelamaan, aku kasih waktu 3 hari, putuskan atau aku kasih ke orang lain..
IP: *bengong dan gak bisa tidur 2 hari, katanya*

2 hari kemudian, dia menelepon saya dan join di perusahaan saya sebagai salesman pertama saya. Sungguh rekor, di hari pertama kerja, dia sudah mencetak kerugian S$ 800, he he he. Apakah saya marah? Ya iyalah, gak marah gimana, lha duit segitu sangat berarti saat itu. Tapi selesai ya selesai, the show must go on. Saya punya keyakinan, pemuda ini sangat berpotensi.

Dengan sistem ‘caddying’ dia mengikuti kemana pun saya pergi, terutama melihat saya bernegosiasi. 4 bulan kemudian, dia sudah cukup mahir dan bisa meng-handle orderan ratusan juta. Bahkan saya mengakui bahwa ternyata dia lebih jago menjual dan entertain client dibandingkan saya. Prestasinya membuat saya mengangkat dia sebagai sales manager dan membentuk sales team yang lebih besar.

4 tahun kemudian, dia memutuskan untuk keluar dan membangun perusahaannya sendiri, yaitu outsourcing security. Benar-benar usaha yang dimulai dari modal orang lain.

Saat ini dia telah mempekerjakan lebih dari 600 orang tenaga security dengan omzet sekitar 5 miliar perbulan. Bagi saya, dia adalah salah satu tim terbaik yang pernah saya miliki. Namanya Dwifung Wirajaya Saputra..

POLA Sukses Mas ‘Ipung’ (Dwifung):
1.Gigih dan Konsisten dalam memperjuangkan sesuatu.
2.Keterandalan yang tinggi. Berikan dia tugas dan akan dia bereskan..!!
3.Fisik yang kuat.
4.Keluwesan berkomunikasi.
5.Setia kawan yang tinggi.

Saya yakin, bahwa nasib itu tidak linier, jika kita mau memperjuangkan dan memantaskan diri untuk mendapatkannya. Tunggu kisah-kisah berikutnya..

Itulah tadi Kisah Sukses Pengusaha yang merintis dari nol. Apa pelajaran yang bisa diambil dari kisah sukses ini?

Pelajaran dari Kisah Sukses Pengusaha Modal Nol

Siapa bilang bisnis itu selalu identik dengan modal? Sudah terbukti bahwa modal utama itu KEBERANIAN, kedua KREDIBILITAS (nama baik), ketiga adalah KETRAMPILAN. Kalau Anda selalu mengasah ketiganya, jalan berikutnya akan terbuka.

Kalo ditanya apa modal paling utama menjadi pengusaha muda? Jawabnya: KEBERANIAN..! Pintar? Gak menjamin jadi pengusaha. Terbukti banyak orang pintar yang masih jadi karyawan, meski sudah minum tolak angin. *ehh..

Kabar baiknya, berani itu bisa dilatih dan tidak berbahaya. Mau? Gampang saja.. mulailah belajar “Berani Tanya..!”. Tanya apa?

Kalo belum punya mobil, dalam 3 hari, mulai dari sekarang, harus berani datang ke showroom mobil. Terus coba masuk kedalam, kalau bisa test drive. Kemudian tanya harganya, boleh dilanjutkan tawar-menawar. Ingat: Tanya aja gak bayar, nawar juga belum pakai duit kan?

menjadi pengusaha muda sukses.jpg

Sumber: Ebook The Power of Kepepet

Kalau gak pengin punya mobil, mau ibadah aja. Ya boleh juga. Misal pengin naik haji atau umroh.. Datangi biro Umroh Haji, tanya-tanya, ambil brosur, kalau perlu DP-in. 100 ribu juga DP kan? Kalau gak jadi pun, setidaknya udah pernah DP.

Namanya pengusaha, kan butuh tempat usaha tuh, seperti kios, ruko untuk kantor atau rumah. Nah, kalau lihat rumah, kios, ruko, ada tulisan “DIJUAL” atau “DISEWAKAN”, maka wajib tanya dan langsung tawar. Ingat lagi: Tanya aja gak bayar, menawar pun juga gak bayar.

Yang gak praktek dalam 3 hari, maka pantatnya bisulan..! Setuju..?

Kalau kedua tugas kecil itu Anda lakukan, in sya Allaah akan terasa getaran keberanian di diri Anda.

Belajarlah menawar, minta bayar mundur, cicil, atau kerjasama. Misalnya ada gerobak seken nganggur → tawar bayar cicil atau sewa bayar mundur. Kalau gak mau? Cari sampai ada yang mau..!!

Jangan banyak berandai terhadap hambatan → itu sama dengan berdoa mengharap hambatan. “Jangan2, jika2, maka2, kalau2, iya2, nggak2, nanti2..” → terus kapan mulainya?

Jika Anda sudah dapat salah satu, misalnya tempat, maka akan jauh lebih mudah mencari elemen lainnya dengan negosiasi. Jika ditanya, “Sudah ada tempatnya?”, maka Anda bisa menjawab, “Oww sudah disitu..!” → investor atau rekanan Anda lebih percaya, daripada Anda bilang “Rencananya…”. Betulkah?!

Jika mentok 1 jalan, cari jalan yang lain.

Meski impian besar, tapi mulailah dari yang kecil, yang Anda bisa lakukan dan kuasai.

Investor atau rekanan akan lebih percaya jika Anda sudah punya langkah, daripada yang hanya bilang, “Rencananya…”

Itulah langkah kecil yang bisa Anda lakukan jika ingin menjadi pengusaha sukses. Meski langkah kecil, jika Anda melakukan maka akan berdampak besar..!

Demikian Insipirasi dari Kisah Sukses Pengusaha modal nol. Semoga memberi pencerahan untuk kita semua.

 Page 1 of 11  1  2  3  4  5 » ...  Last »